Berita Unik – Guy Fi, Ruangan Untuk Masturbasi Pertama Di Dunia

Dunia kini semakin berlomba-lomba untuk kemajuan teknologi yang ada, dari beberapa macam sudah banyak terbentuk. Adapun semua tujuan itu di gunakan untuk memberikan bantuan kepada para manusia agar lebih cepat di dalam beraktivitas di setiap harinya.

Kali ini ada sebuah teknologi terbaru, perusahaan yang telah mendesain alat bantu seks dari kaum adam bernama guybrator sudah menciptakan sebuah bilik yang digunakan untuk masturbasi pertama berada di dunia. Dari penemuannya tersebut kini di berikan nama dengan Guy Fi.

Seorang yang sudah menemukan dari semua in adalah Adam Lewis, yang dimana menyebutkan kalau agar dari para karyawan tidak merasakan stress pada saat bekerja, maka dari mereka membutuhkan sedikit waktu untuk masturbasi berada di siang harinya.

Supaya dari mereka melakukan masturbasi berada di bilik Guy Fi agar bisa merasakan kenyamanan, Adam Lewis sudah menyiapkan perlengkapan seperti kursi, komputer dan juga ada tirainya untuk menutup. Tidak lain tujuannya adalah hanya dari masturbasi itu bisa berjalan lebih lancar lagi.

“Bekerja dalam lima sampai dengan sembilan jam berada di kota sesibuk berada di Manhattan akan bisa membuat orang merasa stress. Maka dari itu mereka membutuhkan penyegaran,” terang dari Adam yang sudah disebutkan kepada laman media Mirror, untuk hari kemarin Senin (18/1/16).

Agar dari mereka akan bisa melakukan masturbasi berada di bilik dari Gu Fi dengan rasakan kenyamanan dan bisa segar kembali.

Setelah di temukannya solusi yang sangat jitu digunakan untuk membuat pekerja bisa lebih santai lagi, Adam harapkan kalau semua orang bisa menikmati ruang privasi yang akan di sediakan berada di tempat umum. Tak perlu untuk malu, karena nantinya akan di tutupi dengan tirai yang panjang. Maka dari itu, para pengguna bilik akan bisa mendapatkan tempat masturbasi dengan lebih leluasa lagi.

Adam menambahkan, pengguna bilik masturbasi pertama yang ada di dunia tidak akan menggunakan biaya untuk masuknya. Ini disebabkan karena sangat penting sekali agar dari orang masih ke dalam fokusnya.

About The Author