Berita Unik – Seni Unik, Tembok Penuh Dengan Permen Karet Bekas

Bisa di ketahui, kalau seni tersebut memang bisa di wujudkan dengan bentuk apa saja. Dengan menggunakan suatu kreativitas segala hal yang akan di sekitar akan bisa menjadi karya seni sangat unik. Akhir akhir ini karya seni sudah banyak di ketahui terbuat dari barang bekas sudah mulai bayak di idamkan. Karena memang hemat biasa.

Berbeda dengan yang ada di Amerika Seriakat, di sana ada dua buah karya seni public yang sangat unik dan bisa menggebrak dunia kesenian. Bukan menjadi barang bekas belaka, melainkan terbuat dari permen karet bekas.  Dari kedua tempat tersebut bernama The Market Theater Gum Wall di Seattle serta Bubblegum Alley yang terletak di San Luis Obispo, California ini menjadi dua karya seni public yang sama sama dibuat dengan menggunakan permen karet bekas. Dua tempat tersebut bisa menjadi tempat wisata atraksi yang di mana dibuat dari permen karet yang sudah tersusun setelah dari permen tersebut sudah di kunyah.

00_4

The Market Theater Gum Wall, bisa di ketahui itu adalah tempat dinding pada biasanya, dari batu bata yang terletak di sebuah gang yang berada tepat di pasar Pike Place Market. Yang membuat sangat unik di sana adalah, semua dindingnya yang sudah tertutupi dari permen karet bekas. Dengan semakin banyaknya permen karet  tersebut membuat dinding batanya tidak lagi terlihat, karena tempelan dari permen karet tersebut sudah terlalu tebal. Kini tempat tersebut sudah semakin terkenal di sana. Sudah banyak orang yang mendatangi untuk mengabadikan gambar, juga di gunakan untuk prewedding. Dari sejarahnya, tembok ini di lakukan oleh dari seseorang yang menyelipkan dari uang koin di permen karet yang di tempelkan tersebut. Dengan aksi tersebut yang langsung di ikuti dari orang orang lain yang melintas di sana sampai membludak.

Berbeda dengan Bubblegum Alley, sama sama tembok yang di penuhi dengan permen karet, namun sejarahna di tembok tersebut memang sengaja di lakukan dari para mahasiswa pada awalnya. Semua siswa yang menempelkan adanya permen karet tersebut untuk mengenang adanya histori di tempat tersebut.

About The Author