Bisnis dan Ekonomi – Listrik Naik, Walikota Solo Siap Ikut Unjuk Rasa ke Jalan

 

Rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang rencananya akan dilakukan oleh pemerintah sebesar lima belas persen ternyata kembali mendapatkan penolakan. Kali ini, giliran Hadi Rudyatmo, selaku Walikota Solo yang melakukan penolakan terhadap rencana tersebut. bahkan, orang nomor satu di Pemerintahan Kota Solo ini memberikan janji bahwa ia akan turun kembali ke jalanan jika TDL benar-benar dinaikan secara resmi.

“Saya jelas secara tegas akan menolak kenaikan TDL jika kenaikan benar-benar diterapkan secara menyeluruh,” tukas Rudy kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah.

Jika kenaikan TDL diberlakukan, ia memang secara tegas tidak mempermasalahkannya. Akan tetapi, kenaikan TDL berimbas terhadap tingkat perekonomian warga kalangan kelas bawah. Inilah yang menurutnya tidak dibenarkan.

“Jika daya di atas 900 watt tidak masalah untuk saya. Tapi, sekarang warga miskin yang ingin pasang di bawah 900 watt masa tidak boleh? Jelas ini sebuah masalah.”

Rudy juga meminta bahwa pemerinta terlebih dahulu mengkaji rencana kenaikan TDL di awal tahun nanti. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan regulasi tepat untuk mengantisipasi terhadap dampak kenaikan tersebut sehingga harus mampu mengontrol harga barang di pasaran.

“Jadi jika terjadi kenaikan tarif tentunya harus diimbangi dengan penurunan sejumlah pajak sehingga hal itu tidak akan membebani masyarakat serta pengusaha,” lanjutnya.

Ia juga menambhakan bahwa bukan disebakan beban operasional Pemkot akan naik jika TDL akan benar-benar naik. Hal ini dikarenakan rencana kenaikan TDL baru dijalankan setelah APBD 2013 rampung disusun. Sehingga, ini tidak akan menjadi masalah jika TDL benar-benar naik.

“Sekarang, APBD 2013 telah ditetapkan. Jika ada penyesuaian, ya akan dilakukan perubahan.”

Rudy juga mengaku bahwa saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan secara resmi untuk kenaikan TDL karena ia masih belum menerima surat apapun mengenai rencana kenaikan TDL. Walaupun TDL naik 15 persen, dana operasional pembayaran listrik Pemkot Solo pun membengkak mencapai Rp 32 miliar dari pos alokasi anggaran listrik yang sekarang ini besarnya mencapai Rp 28 miliar.

 

Bisnis dan Ekonomi

Be Sociable, Share!

 

Tags

Related Posts

  • No Related Posts