Bisnis dan Ekonomi – Megawati Soekarno Putri : Mengapa Harus Impor?

 

Akhir – akhir ini sudah menjadi suatu sisi buruk perkonomian Indonesia mulai memburuk. Banyak terjadi kenaikan harga segala jenis bahan makanan pokok. Segala alat kebutuhan dan bahan bahan lainnya terkorelasi ikut mahal juga sebab itu. Ini harusnya ada suatu solusi untuk atasinya.

Seperti dari ungkapan mantan Presiden Republlik Indonesia yang juga putri dari presiden proklamator Ir. Soekarno, yaitu Megawati Soekarno Putri. Baru saja muncul dalam masalah ini, beliua memberikan suatu sentilan kepada pemerintah agar tidak sering untuk datangkan barang dari negara lain / impor, karena semua yang telah di impor tersebut masih bisa di kelola dalam negeri ini. Megawati jelaskan jika memang di negara Indonesia ini yang di butuhkan tersebut masih ada, kagak usah untuk  datangkan barang dari negara luar.

“Apapun juga ini pemerintah RI saya sudah bilang, mbok jangan impor kalau kita sudah punya. Garam kita sudah punya, katanya garam Indonesia jelek nggak ada yodiumnya, saya bilang kasih yodium gitu aja kok susah,” katanya di Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu (13/4/2013).

Selain garam, kata Megawati, banyak juga bahan pangan lainnya yang masih impor, seperti contohnya kedelai. Ia menilai, Indonesia bisa memproduksi kedelai sendiri tanpa bergantung kepada asing.

Megawati sempat heran, bahwa garam saja negara ini Impor itu sugguh sudah menjadi keterpurukan masalah ekonomi Indonesia. Dan juga kedelai, entah kemana habisnya kedele tersebut, masih belum di ketahui, harusnya semua itu bisa di lakukan tanpa bantuan orang lain.

“Bahkan sampai kedelai aja impor, sampai nggal bisa beli tempe. Kedelai luar negeri itu besar-besar tapi nggak gurih, ngapain impor,” ujarnya.

Malah ia menuding pemerintah telah membohongi masyarakat terkait pelaksanaan impor pangan. “Alasannya karena kita tidak bisa memproduksi sendiri, bohong itu,” ujarnya.

 

No related content found.

Be Sociable, Share!