Bisnis dan Ekonomi – Menteri Pertanian Tinggal Menunggu

 

Menteri Pertanian, Suswono disebutkan bisa terseret kasus suap pengurusan kuota impor daging. Ada banyak indikasi yang mengarah kepada politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut. Hal ini disampaikan Koordinator Bidang Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch, Apung Widadi.

Menurutnya komunikasi telepon antara Suswonno dan mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq terkait kuota impor daging dan pertemuan Suswono dengan para importir daging di Hotel Aryaduta, Medan pada 10-11 Januari 2013 lalu serta kewenangan Suswono dalam mengurus kuota impor daging disebutkan Apung semakin memperbesar potensi keterlibatan Menteri Pertanian tersebut. Apung meyakini KPK akan bisa menemukan alat bukti untuk menjerat Suswono. “KPK akan membereskan soal Luthfi. Selanjutnya, saya yakin giliran Suswono,”ujarnya.

Terkait kasus tersebut KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Suswono pada Senin (18/2/2013) lalu. Pemeriksaan Suswono kali saat itu sebagai pihak yang mengetahui soal impor daging sapi. Suswono menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di KPK. Suswono ditanya mengenai berbagai hal termasuk ihwal pertemuannya dengan Luthfi Hasan dan Maria Elizabet Liman di Medan. Suswono sendiri membenarkan adanya pertemuan tersebut. Namun ia menolak merinci pembicaraan mereka dalam pertemuan tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak terkait dengan suap pengurusan kuota impor daging di instansinya. Pada pemeriksaan tersebut Suswono juga dimintai konfirmasi terkait adanya dugaan pemberian hadiah atau janji yang berkaitan dengan kuota impor daging di Kementerian Pertanian.

Luthfi Hasan sendiri merupakan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera. Sedangkan Elizabet adalah Direktur Utama PT Indoguna Utama. Selanjutnya Luthfi ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap RP 1 miliar dari PT Indoguna. Sementara Elizabeth masih ditetapkan sebagai saksi dan dicegah ke luar negeri karena masih terkait kasus tersebut.

Terbukanya kasus tersebut berawal saat orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah ditangkap KPK di Hotel Le Meredien pada 29 Januari lalu. Ahmad sebagai perantara menerima uang Rp 1 miliar dari petinggi PT Indoguna, Juard Effendi dan Arya Effendi. Uang tersebut diduga imbalan yang diberikan untuk Luthfi yang berhasil mengurus PT Indoguna dalam membantu memperoleh kuota impor daging sapi.

Bisnis dan Ekonomi


Be Sociable, Share!