Bisnis dan Ekonomi – Pencalonan Menkeu Gubernur BI Mengkhawatirkan Perekonomian

 

Presiden SBY belum lama ini mencalonkan Menteri Keuangan Agus Martowardjojo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Atas pencalonan Menkeu tersebut dikhawatirkan Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mempengaruhi perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Keuangan, Izederik Emir Moeis. Menurutnya ketika Menkeu menjadi Gubernur BI maka nantinya harus ada yang mengisi posisi Menteri Keuangan yang ditinggalkan Agus. Lebih lanjut Emir menjelaskan bahwa kekhawatiran tersebut juga sempat menjadi perdebatan di komisi terkait pencalonan Gubernur BI. Apakah nantinya peralihan tersebut akan memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

Dalam penuturannya saat ini Amerika Serikat tengah mengoreksi dan melakukan pemangkasan biaya belanja. Selain itu ekonomi global masih belum membaik. “Nah, kalau tiba-tiba Menteri Keuangan diganti bagaimana dampaknya?,”urainya. Apalagi menurut Emir, selama Agus menjadi Menteri Keuangan, perekonomian nasional mampu dipertahankan meskipun berada di tengah krisis global. Namun Emir juga tidak memungkiri bahwasanya Agus Martowardjojo juga memiliki kemampuan untuk memimpin Bank Indonesia. Agus dinilainya juga memiliki integritas.

Terkait nama-nama yang dikabarkan akan menjadi pengganti Agus seandainya benar-benar menjadi Gubernur BI sudah banyak terdengar. Diantaranya Wakil Menteri Keuangan saat ini, Anny Ratnawati kemudian Gubernur BI saat ini, Darmin Nasution. Selain itu Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany dan Kepala Badan Koordinasi Penamanan Modal (BPKM) Chatib Basri serta Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan disebut-sebut juga menjadi kandidat.

Gita Wirjawan membantah terkait hal tersebut. Begitu pula Fuad Rahmany. Fuad bahkan enggan memberikan komentar terkait hal tersebut. Menurutnya hal itu penuh ketidak pastian. Selain itu saat ini ia hanya ingin fokus pada pekerjaannya saat ini. Apalagi ia harus memikirkan bagaimana mencapai target penerimaan pajak.

Penclonan Agus sebagai Gubernur BI sendiri menurut penilaian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa sudah tepat. Hal ini dikarenakan dengan melihat dari berbagai aspek. Dimana selain dinilai mampu menguasasi sektor perbankan dan riil, Agus juga terlibat dalam masa transisi Otoritas jasa Kuangan. Namun Presiden sendiri mempertimbangkan usul DPR untuk menambah calon Gubernur BI yang diusulkan, hanya saja hingga sekarang belum terdapat nama-nama tambahan yang diusulkan.

 

Bisnis dan Ekonomi

Be Sociable, Share!