Bocah di Palembang Yang Hilang Diculik Ditemukan Dengan Tangan Terikat dan Mata Tertutup

Bocah di Palembang Yang Hilang Diculik Ditemukan Dengan Tangan Terikat dan Mata Tertutup – Seorang bocah bernama Dzaky Ichsandra (4) yang sempat hilang usai diculik oleh orang tak dikenal akhirnya berhasil ditemukan. Polisi menyebut bocah itu ditemukan dalam kondisi sehat, tetapi dengan kondisi tangan terikat dan matanya tertutup.

Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira mengatakan bocah itu sudah ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB tadi dengan kondisi sehat.

Irvan mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas dan mendapati korban berjalan sendirian dengan kondisi tangan terikat dan mata tertutup. Kemudian dibawa oleh anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang dipimpin Iptu Fifin Sumailan untuk diamankan dan diserahkan kembali ke keluarganya.

Irvan menjelaskan penemuan sang bocah bermula dari adanya warga yang menelepon bahwa telah menemukannya di daerah Kebun Sayur. Warga menghubungi polisi sekitar pukul 02.30 WIB, karena korban sempat dibawa pulang ke rumahnya yang terletak di daerah KM 11 Palembang.

Irvan menjelaskan setelah itu, anggota Unit PPA langsung menjemput korban di rumah warga yang menemukan bocah itu sekitar pukul 03.00 WIB.

Irvan mengungkapkan bahwa pelaku penculikan meninggalkan korban sendirian di tengah jalan. Sementara untuk identitas warga yang menemukan korban meminta agar dirahasiakan.

Irvan menjelaskan kami tidak dapat memberitahukan soal identitas warga yang sudah menyelamatkan korban. Sedangkan untuk motif dan pelaku kini masih dalam tahap penyelidikan polisi.

Ibu korban, Mardiana (38), yang datang di Polrestabes Palembang mengaku bersyukur sekali anaknya bisa ditemukan. Ia juga sangat berterima kasih kepada Kapolrestabes, Kasat Reskrim, Kasubnit PPA, dan anggota lainnya atas kasus penculikan anaknya yang kini sudah ditemukan.

Sebelumnya diberitakan, Dzaky Ichsandra dilaporkan hilang dan diduga telah diculik. Mardiana mengatakan anaknya diculik ketika bermain sepeda dengan kakaknya.

Mardiana menjelaskan dari keterangan anaknya inisial DN (8), waktu itu mereka sedang main sepeda di jalanan tepat di depan rumah. Tiba-tiba datangl pelaku dengan mengendarai motor langsung membekap mulut dan menarik Dzaky (4) ke atas motor bagian depan.

Peristiwa dugaan penculikan itu terjadi sekitar pukul 12.57 WIB di depan rumah korban yang terletak di Lorong Citra Damai 1, Jalan S Suparman, Sukarami, Palembang. Bahkan aksi penculikan itu sempat menghebohkan jagat dunia maya Palembang karena aksinya terekam kamera CCTV.

Mardiana mengungkapkan saat kejadian, dirinya sedang berada di dalam rumah. Ia baru tahu Dzaky diculik usai DN berteriak ‘culik… culik… culik…’. Mendengar teriakan itu, dirinya langsung berlari keluar rumah dan sudah tidak melihat Dzaky lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *