Budak Dari Korban Human Trafficking Menjadi Pekerja Seks

 

  Human Trafficking adalah salah satu kasus untuk perdangan manusia yang kini banyak sekali terjadi pada wanita khususnya anak-anak yang masih kecil dan tenaga kerja untuk keluar negeri secara Ilegal. Human Trafficking ini mudah sekali di lancarkan kepada para korban yang membutuhkan uang dan warga miskin yang ingin bekerja dengan mengadu nasib ke negeri seberang dan yang akhirnya malah terjeremus dan terikat kontrak hingga menjadi Pekerja Seks Komersil (PSK)

Motif dari Human Trafficking ini adalah anak-anak kecil dan masih berusia muda dan lugu, dan ada juga dengan motif mengangkat anak atau Adopsi yang berkedok tipuan dan mengatakan akan di adopsi oleh orang dari keluarga mapan dan kaya. Dan dari adopsi massal inilah membuat manusia menjadi calo dan menipu daya hingga penjualan bayi. Jaringan para calo-calo ini semakin berkembang jaringannya ke seluruh dunia dan sasarannya mengadopsi anak dengan cara perdagangan.

Dari dari berita dunia lainnya seperti saat Tsunami Aceh mengatakan kehilangan 300 orang anak, dan anak tersebut di selamatkan ke LSM, namun pihak lain yang mengetahui anak-anak tersebut telah di larikan ke Amerika.

Dan kabar berita dunia lainnya pada tahun 2007 contohnya, Antitrafiking Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (GTA MNPP) pernah menemui sebanyak 500 orang anak Indonesia yang di jual dan di perdagangkan di Negara Swedia.

Pekerjaan Trafficking ini bersifat kejam dan sengaja mengambil anak-anak yang masih berusia balita dan sekolah untuk di pelihara. Dari sumber yang di dapatkan perdagangan bayi tersebut antara Malaysia dan Indonesia dan di beri harga senilai dengan bayi yang telah di pesan, seperti bayi yang bermata Sipit mirip Cina diberi harga senilai RM. 18.000-25.000, dan untuk bayi yang bermata besar dan berkulit gelap akan diberi harga RM. 10.000-15.000.

Dan korban dari Human Trafficking ini akan di jadikan sebagai pekerja seks tanpa upah apapun, anak-anak Human Trafficking ini hanya di berikan makan, dan tempat tinggal yang tidak layak. Jadi bagi mereka yang menjalani bisnis haram ini sangatlah menguntungkan dan tidak perlu membayar atau mengeluarkan uang sepersenpun untuk perusahan Seks Komersil tersebut.

Be Sociable, Share!