Cerita Humor – Imam Salat Jumat Berlari Setelah Ada Jemaah Menggunakan Sabuk Besar

Menjadi suatu hal yang sanga lucu telah terjadi pada saat suatu dilakukannya salat Jumat yang ada di salah satu masjid berada di Arab Saudi. Dari sang khatib yang sudah memimpin salat tersebut dengan sangat mengejutkan secara tiba-tiba lari setelah mengerti dari seorang pria yang dimana di ketahui pria tersebut menggunakan ikat pinggang besar sambil memegang adanya ponsel. Ini langsung membuat kekagetan dari banyak orang di sana.

Di saat mengerti dari sang khatib yang tiba-tiba berlari terbirit-birit, dengan sontak para jemaah yang juga mengikuti suatu salat Jumat tersebut langsung berhamburan berada di luar masjid yang berada di kota Jazan, berada di bagian selatan negara tersebut. Meskipun dari beberapa jemaah sudah melarikan diri pada saati dari mereka mengerti pria menggunakan sabuk besar tersebut, ada beberapa orang yang sudah mencoba untuk segera menghubungi polisi.

Dari anggota polisi tersebut yang langsung untuk membawa adanya pria tersebut agar bisa untuk keluar dari masjid, dan dari penyidik untuk bisa menemukan dirinya menggunakan sabuk seperti ortopedi. Sabuk itu sudah dia gunakan untuk bisa mengikuti adanya pentunjuk dari sang dokter pribadinya. Itu disebabkan untuk masalah penyembuhan dari sakit pinggang yang di alaminya setelah kecelakaan yang menimpa dirinya.

“Dari sang pria tersebut mencoba untuk bisa menghubungi kepada keluarganya dengan menggunakan ponsel yang dia genggam, memberikan kabar masalah rusak pada mobilnya,” terang dari juru bicara kepolisian dari Jazan, yang bernama Mohammad Al Harbi, setelah itu di kutip berada di dalam laman media Arabian Bussines berada di hari kemarin, Senin (3/8/15).

Berasal dari Arab Saudi yang sudah sempat untuk sangat panik dan berhati-hati dengan gerak-gerik dari dirinya yang memang mencurigakan itu, setelah dari pengebom bunuh diri sudah meledakan diri berada di bulan Mei lalu di Provinsi Timur negera tersebut. Adapun ciri-cirinya juga menggunakan sabuk yang besar berada di pinggangnya.

About The Author