Dampak Dari Curhat di Twitter

 

  Siapa seh gak kenal dengan Twitter? Twitter atau yang biasanya kita sebut dengan jaringan sosial atau tempat seluruh umat manusia berkumpul saling menumpahkan unek-uneknya dan saling berbalas sapa. Twitter sudah kita anggap sebagai teman maya daripada teknologi zaman sekarang ini, dan rupanya jejaring sosial tersebut rupanya mempunyai dampak kejelekkan khusus juga lho! Mereka para mengguna Twitter selalu menjadikan jejaring sosial tersebut sebagai wadah untuk melepaskan unek-unek dan curahan hati alias Curhat di Twitter tersebut.

Hasil Penelitian dari Universitas Indonesia, Irwan Hidayana mengungkapkan dampak bahayanya untuk melepaskan segala emosi dan mengekpresikannya di jejaring sosial tersebut seperti para remaja yang menuliskan komenternya setiap saat dan setiap detik di Twitter. Twitter di anggap sebagai salah satu situs jejaring sosial yang cocok untuk melampiaskan segala perasaan yang anak remaja itu rasakan, dikarenakan orang tua yang tidak terlalu memerhatikan anaknya dan sang anak tidak mendapatkan perhatian yang semestinya sehingga segala “mood” dari si anak selalu di tuangnya secara ‘NgeTweet‘. Yang sebenarnya dengan cara Ngetweet tersebut bukanlah menyelesaikan masalah, malah yang ada bertambah galau dan malah memperkeruh pertolongan dari yang si anak minta tersebut.

‘Bad Mood’ adalah satu hal yang mesti di lawan menurut yang di tuturkan oleh Rose Mini sebagai Psikolog A.P., M.Psi. Dengan cara melampiaskan dan meminta pertolongan di Twitter adalah salah satu hal yang negatif dan bukannya membuat perasaan bertambah lapang melainkan respon negatif yang akan di dapat dan tidak seperti yang di harapkan. Sebaiknya bagi yang senang dengan curhat di Twitter lebih baik untuk menyalurkan dengan mencari kegiatan lainnya seperti hobby atau lainnya.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +5 (from 5 votes)
Dampak Dari Curhat di Twitter, 5.0 out of 5 based on 2 ratings
Be Sociable, Share!