Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Minibus Menabrak Warung Bakso di Polman Sulbar

Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Minibus Menabrak Warung Bakso di Polman Sulbar – Mobil mini bus menabrak sebuah warung bakso yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Desa Miring, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar). Polisi menduga peristiwa itu terjadi karena sang pengemudi minibus yang diketahui bernama Fadel Muhammad dalam kondisi mengantuk hingga akhirnya menabrak warung bakso yang sekaligus menjadi rumah warga tersebut.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, AKP Adriyan, saat dimintai konfirmasi pada Kamis (15/10/2020) mengatakan peristiwa itu terjadi diduga karena sang sopir sedang mengantuk, sehingga mengakibatkan mobil hilang kendali dan akhirnya menabrak sebuah rumah warga yang terletak di sekitar lokasi kejadian.

Mobil minibus dengan nomor polisi DD 1309 UZ itu awalnya melaju dari arah timur menuju ke barat. Namun setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak warung bakso itu.

Ketika mengalami kecelakaan, mobil itu dalam kondisi setengah terbalik. Akibat tabrakan itu, kondisi badan mobil ringsek, terutama di bagian depan.

AKP Adriyan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang sopir dan dua orang penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan saja.

AKP Adriyan menjelaskan kecelakaan tunggal itu mengakibatkan sang sopir dan kedua penumpangnya mengalami luka-luka ringan. Dan tidak sampai menelan korban jiwa.

Pemilik rumah sekaligus warung bakso itu bernama Jamal mengaku kaget akibat kecelakaan itu karena sempat menimbulkan goncangan dan suara benturan yang cukup keras.

Jamal saat dihubungi mengatakan bahwa dirinya sempat kaget, terlebih lagi ada goncangan dan suara benturan yang cukup keras akibat rumah dan warung bakso miliknya itu ditabrak oleh sebuah minibus. Anaknya yang masih kecil, terpaksa harus dipindahkan ke rumah tetangganya.

Jamal mengaku mengalami kerugianan materiil akibat kecelakaan tunggal tersebut. Dia memperkirakan kerugian yang dialaminya akibat kejadian itu mencapai puluhan juta rupiah.

Jamal menuturkan warung bakso miliknya itu hancur dan perlu dilakukan renovasi baru, sementara untuk kerugian materiil akibat kejadian itu ditaksir mencapai sekitar 30 juta rupiah. Selama satu bulan ke depan dirinya tidak bisa jualan, sementara itu kita tidak memiliki mata pencaharian lain.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *