Dua Kakek Cekcok Gegara Sengketa Drainase Sawah di Sulsel, 1 Diantaranya Tewas Dibacok

Dua Kakek Cekcok Gegara Sengketa Drainase Sawah di Sulsel, 1 Diantaranya Tewas Dibacok – Dua kakek yang diketahui bernama Kadir (60) dan Salika (63) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat percekcokan gara-gara masalah sengketa drainase sawah. Akibat kejadian itu, kakek Salika meninggal dunia usa dibacok dengan menggunakan parang oleh kakek Kadir.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisyal Syam saat dikonfirmasi pada Senin (11/1/2021) mengatakan insiden duel antara kedua kakek itu dipicu oleh sengketa sawah.

Kakek Kadir dan Salika awalnya terlibat percekcokan pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 07.30 Wita tepatnya di area drainase persawahan yang terletak di Desa Puty, Kecamatan Bua, Luwu. Waktu itu, Kadir mendatangi sawahnya dan bertemu dengan Salika yang memang sudah lebih dulu datang di sawah.

AKP Faisal menjelaskan nah saat itu, korban Salika tiba-tiba mempermasalahkan soal batas tanah miliknya dan mengklaim jika drainase itu masih area sawah yang menjadi miliknya.

Tidak berhenti sampai di situ saja, lanjut AKP Faisal, kakek Salika kemudian mengeluarkan parang dari pinggangnya dan menantang kakek Kadir untuk berduel.

AKP Faisal menjelaskan korban Salika yang saat itu sedang emosi bilang kepada pelaku ‘kenapa mau ko baku parang?’ Namun pelaku langsung bilang, ‘jangan seperti itu perbaiki dulu saudara’.

Akan tetapi, emosi Salika tak kunjung padam dan dia langsung mengayunkan parangnya ke arah Kadir, namun dengan sigap Kadir menangkisnya dan parang itu pun terjatuh ke tanah.

Faisal mengatakan tak lama kemudian, pelaku Kadir langsung mengeluarkan parangnya lalu menebas bagian leher korban dari arah depan sebanyak 1 kali sehingga membuat korban terjatuh ke belakang dengan kondisi telentang di atas tanah.

Faisal menambahkan nah ketika melihat korban masih bisa bergerak, pelaku kemudian kembali mengayunkan parang-nya ke bagian leher korban satu kali sampai akhirnya korban terjatuh ke dalam drainase dan benar-benar meninggal dunia.

Setelah kejadian itu, kakek Kadir langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara itu, jenazah kakek Salika ditemukan oleh warga selang beberapa saat usai kejadian di drainase sawah.

Faisal menuturkan pelaku Kadir berhasil ditangkap di Jalan Poros Desa Puty berikut barang bukti berupa parang yang mana pada saat itu pelaku mengaku bahwa dirinya akan pergi menuju ke Polsek Bua untuk menyerahkan diri.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *