Dunia Astronomi – “Batu Bumi” Ditemukan di Planet Merah

 

Dunia Astronomi – Baru-baru ini para ilmuwan dihebohkan dengan penemuan batu di Planet Merah, Mars. Batu yang memiliki sifat kimiawi mirip dengan batu yang berasal dari planet Bumi ini tertangkap oleh wahana penjelajah Mars, Curiosity. Salah satu peneliti yang menunjukkan ketertarikannya dengan penemuan batu di Mars tersebut adalah Ralf Gellert dari Universitas Guelph di Ontario, Kanada.

Ralf dalam konferensi pers hari Kamis, 11 Oktober waktu setempat menyatakan,”Ada hal yang mengejutkan tentang apa yang kami temukan dalam batu ini.”

Sifat kimiawi batu Mars tersebut sangat mirip dengan bebatuan yang ditemukan di berbagai belahan Bumi, seperti beberapa pulau Samudra, yaitu Hawaii dan St. Helena dan di zona celah kontenintal seprti Rio Grande, yang membentang drau Colorado ke Chihuahua, di Meksiko.

“Ini beku,” ujar Gellert sambil memperlihatkan batuan Mars tersebut yang terbuat dari material cair. Lebih lanjut menurut Gellert, batuan tersebut menunjukkan batuan jenis baru di Mars.

Dua bulan lalu, para ilmuwan mengirimkan wahana Curiosity ke Mars dengan tujuan untuk mempelajari secara menyeluruh Planet Mars. Planet Mars merupakan salah satu planet yang dianggap memiliki karakteristik sama dengan planet Bumi di sistem tata surya. Planet Mars juga dianggap sesuai bagi kehidupan mikroba.

Curiosity dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti laser yang berfungsi untuk membelah batuan dengan berbagai ukuran. Jadi, Curiosity membelah batuan yang ditemukan di Planet Mars tersebut dengan fasilitas lasernya dan kemudian menganalisis kandungan material dari pecahan batuan tersebut serta lubang-lubang kecil di bebatuan tersebut. Dari hasil analisis tersebut, ditemukan komposisi kimia batuan Mars yang mirip dengan batuan Bumi.

Hasil analisis yang dilakukan wahana tersebut menunjukkan bahwa batuan tersebut hanya memiliki sedikit kandungan magnesium dan besi. Ini berbeda dengan batuan yang ditemukan sebelumnya oleh wahana penjelajah Mars lainnya, seperti Spirit dan Oppurtunity. Namun, batuan tersebut memiliki kandungan mineral yang sangat berlimpah. Kandungan mineral ini memiliki kaitan sejarah dengan bebatuan yang ditemukan di Bumi.

Batuan Mars ini oleh para ilmuwan dinamakan Jack Matijevic. Nama ini digunakan untuk menghormati seorang insinyur wahana penjelajah Mars yang meninggal beberapa saat setelah pendaratan Curiosity ke Planet Mars.

 

Dunia Astronomi

No related content found.

Be Sociable, Share!