Dunia Bisnis Indonesia – PT. Aqurius Musikindo Akhirnya Gulung Tikar

Seperti dari salah satu store (toko) yang di dirinkan khusus untuk tempat penjualan dari produk fisik hasil music yang sudah di rekam di Jakarta, bernama Aqurius. Dari perusahaan tersebut di ketahui kalau letaknya adalah di Jl. Mahakam, Blok M, Kebayoran, Jaksel. Kini akhirnya perusahan tersebut sudah di rencanakan akan di tutup. Toko yang sudah terkenal dengan nama sebutan Aquarius Mahakam tersebut sudah dapatkan rugi yang besar karena dari produk rekaman music saat ini sudah sepi peminat. Hal tersebut yang sudah di kataakan dari Ko  Alyaw, dirinya adalah orang nomor satu di perusahaan  toko rekaman, PT. Aqurius Musikindo.

“Kami saat ini sudah cukup untuk mengambil dari langkah untuk bisa mengatasi dari situasi yang ada di pasaran music Indonesia saat ini, akibat dari adanya perkembangan teknologi saat ini dan juga dari factor yang bisa menyebabkan lainnya. Pada akhirnya di situasi yang sepert ini, semua beban dan biasa akan tidak bisa tertutup dari adanya hasil pendapatkan yang ada,” ujar dari Alyaw yang sudah di wawancarai oleh wartawan untuk satu minggu yang kemarin.

Dirinya menambahkan, sudah dua tahun yang lalu, dalam setiap bulannya Aquarius Mahakam selalu minus, tidak ada nilai lebihnya. Mau bertahan pasti nantinya tetap merugi.

“Jika nantinya hanya di laksanakan hanya satu bulan, bisa jadi kita merugi sebanyak puluhan juta rupiah, karena dari optional cost yang terbilang terlalu tinggi. Itu yang sudah menjadi pembayaran karyawan pembayaran listrk, membeli alat untuk segel seperti di gunakan pada kaset dan CD, dan semua itu yang di haruskan di beli, termasuk dari pengeluaran rutin,” ujarnya menjelaskan.

Dengan itu saat ini Aquarius Mahakam akan bisa kehabisan peluru untuk bisa melawa kemajuan teknologi seperti sat ini.

“Saat ini cadangan peluru untuk bertempur sudah habis. Bisa di ketahui kalau produk fisik saat ini sudah tidak ada lagi peminatnya. Tidak seperti dulu lagi. Kami sudah rencanakan akan resmi kami tutup untuk akhir tahun ini, tanggal 31 Desember,” tegasnya.

About The Author

Reply