Fakta Aneh dan Unik – Chris Servier Ingin Nikahi Laptopnya

 

Saat mendengar kata pernikahan, tentu pada pikiran kita akan tergambar sepasang manusia yang ingin menjalin ikatan untuk hidup bersama. Namun untuk yang satu ini sedikit agak berbeda meski keinginan menikahnya ini pernah ditolak oleh beberapa pihak. Dan entah apa sebenarnya yang bermain dalam pikiran pria ini hingga ia nekat mengajukan permohonan pada pengadilan supaya keinginannya menikahi komputer laptop kesayangannya itu dapat segera terlaksana.

Adalah Chris Servier yang memasukkan dokumen mosi yang diketahui setebal 50 halaman pada pengadilan banding di Amerika Serikat sebab permohonannya guna menikah dengan laptop MacBook yang merupakan miliknya telah ditolak oleh pihak pemerintah negara bagian Utah. Chris juga sempat mengatakan bahwa cintanya pada konten porno yang berada dalam laptopnya tersebut tak ubahnya seperti rasa cinta yang ia rasakan pada kekasih yang berjenis kelamin sama.

“Pihak pemerintah Utah telah lakukan diskriminasi pada saya ketika mereka melakukan penolakan atas keinginan saya untuk menikahi komputer milik saya,” terang Chris pada dokumen gugatan hukumnya. “Saya telah mendatangi petugas dari pemerintah Utah guna memeperoleh akta pernikahan atas diri saya dengan mesin pasangan saya. Tetapi dia menolak… memang obyek mencurahkan kasih sayang saya ada di luar definisi sempit,” terang Chris.

Chris juga sempat menambahkan bahwa pernikahannya bersama si laptop tersebut sebenarnya mempunyai resiko yang amat kecil, selain itu kemungkinan atas perceraian juga dapat dihindari. Pada tahun yang lalu, Chris Sevier telah ajukan gugatan hukum dari Florida juga terkait dengan situasi yang serupa. Akan tetapi, gugatannya itu tidak ditanggapi oleh pengadilan yang ada di Florida.

Sebelumnya diketahui pula bahwa Chris juga pernah mencoba melayangkan gugatan kepada  jaringan stasiun TV A&E agar memecat Phil Robertson yang merupakan seorang bintang reality show yang bertajuk Duck Dynasty oleh komentarnya yang dinilai ada nuansa homophobia. Selain itu, Chris pun sempat mencoba untuk menuntut ganti rugi kepada Apple sebab telah gagal menambah sistem “safe mode” pada laptopnya dan dianggapnya menjadi pemicu dirinya menjadi kecanduan pada konten porno.

No related content found.

Be Sociable, Share!