Formula 1 – Soal Schumacher, Mercedes Enggan Tergesa-gesa

 

Formula 1 – Mercedes, tak ingin terburu-buru memutuskan masa depan legenda Formula One, Michael Schumacher. Setidaknya hal ini disampaikan sang bos, Ross Brawn. Menurutnya, tim tak ingin spekulasi berkembang terlalu liar.

“Saya pikir ini keputusan yang sangat penting bagi setiap orang yang terlibat di dalamnya”, ujar Brawn kepada situs resmi Formula 1.

“Kami tidak ingin tergesa-gesa soal keputusan ini. Saat waktunya tepat kami akan mengumumkan apa yang akan kami lakukan. Saya tidak ingin menambah spekulasi dengan mengomentari di mana kami sekarang.”

Schumacher, yang kontraknya dengan tim ini habis di akhir tahun ini, belum menentukan apakah ia akan kembali ke lintasan setelah itu.

Tujuh kali juara dunia, yang kembali ke lintasan F1 pada tahun 2010, telah mengalami perjalanan berbeda tiap musim. Performanya yang kuat dihalangi sejumlah ketidakberuntungan. Namun setidaknya, ia menjadi yang tercepat di kualifikasi balapan Monaco, serta berhasil naik podium di kembalinya ia ke Valencia.

Hingga kini, ia hanya berhasil mengoleksi 29 poin, jauh di belakang rekan setimnya, Nico Rosberg yang berpoin 77. Namun Brawn membela Schumacher. Brawn mengungkapkan bahwa ini adalah tanggung jawab tim secara keseluruhan atas kemalangan yang dialami Schumacher.

“Anda bisa berkata apa itu keberuntungan. Michael sangat tidak beruntung tentang masalah yang ia peroleh, Namun masalah-masalah itu punya sebab. Tentu ada alasan dibalik apa yang terjadi.”

“Jadi tentang fakta di mana ada sesuatu yang berjalan dengan salah, saat sesuatu berjalan dengan tidak baik, itu adalah tanggung jawab saya dan tim itu tidak membiarkan hal itu kembali berjalan tidak baik. Ia pernah menjalani bertahun-tahun dengan mungkin diuntungkan nasib baik, namun tahun ini ia memperoleh sejumlah nasib buruk. Tapi saya memilih untuk tidak percaya keberuntungan, setidaknya di balapan.”

“Kedua pembalap sangat profesional, sangat berkomitmen, dengan kelakuan baik. Mereka juga cepat dan bekerja dengan baik di dalam tim. Juga bekerja sama dengan baik sebagai pasangan, hal yang tidak selalu mudah bagi pembalap. Dan saya yakin keduanya lebih dari mampu memenangkan balapan jika kami menyediakan perlengkapan dengan baik,” pungkas sang bos.

 

Formula 1

Be Sociable, Share!