Gudang Kasur dan Tembaga di Sebuah Pabrik Cimahi Terbakar Diduga Dari Percikan Alat Las

Gudang Kasur dan Tembaga di Sebuah Pabrik Cimahi Terbakar Diduga Dari Percikan Alat Las – Sebuah gudang kasur dan gudang tembaga yang terletak di kawasan pabrik Jarsindo, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, ludes dilalap si jago merah. Insiden kebakaran itu sendiri terjadi pada Kamis (19/11/2020).

Gudang kasur itu diketahui milik PT Surya Perdana sedangkan untuk gudang tembaga diketahui milik CV Laptekindo dan Karya Mandiri. Kedua gudang tersebut ludes terbakar hingga 85 persen.

Komandan Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi bernama Indrahadi saat dimintai konfirmasi pada Kamis (19/11/2020) mengatakan bahwa insiden kebakaran itu terjadi diduga berasal dari percikan alat las yang kemudian langsung merembet ke material pembuatan kasur yang sangat mudah terbakar.

Indrahadi mengungkapkan menurut keterangan salah seorang saksi mata, saat kejadian terdapat karyawan dari perusahaan Laptekindo dan Karya Mandiri yang saat itu tengah melakukan pengelasan namun percikan las itu kemudian mengenai bahan yang mudah terbakar yakni busa untuk pembuatan kasur.

Kobaran api dengan cepat semakin membesar hingga akhirnya membakar nyaris seluruh bagian gudang dan semua material yang ada di dalam gudang tersebut. Melihat hal itu, sejumlah karyawan pabrik itu sempat mencoba untuk memadamkan kobaran api namun tidak berhasil, api justru semakin membesar karena terdapat material yang mudah terbakar di dalam gudang tersebut.

Indrahadi mengatakan sejumlah karyawan pabrik itu melakukan upaya pemadaman awal dengan menggunakan APAR, tetapi upaya mereka tidak membuahkan hasil dan kobaran api malah semakin membesar.

Indrahadi menuturkan untuk memadamkan kobaran api yang melumat gudang tersebut, pihaknya mengerahkan lima unit pancar dan satu unit rescue ke lokasi kejadian. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 12.50 WIB.

Indrahadi mengatakan ada pun kendala yang kami alami saat proses pemadaman yaitu api membakar bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga membuat api semakin membesar. Akibat peristiwa kebakaran itu, kerugian bangunan mencapai Rp 800 juta dan material yang ludes terbakar diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Sementara itu, untuk korban jiwa dalam insiden kebakarn itu tidak ada alias nihil.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *