Hadiah Penalti Ke-2 Untuk Barcelona

 

  Informasi Sepak Bola – Massimiliano Allegri, intruktur AC Milan, mengatakan kecewa atas keputusan Bjorn Kuipers pimpinan wasit pada waktu menurukan sanksi tembakan bola penalti yang kedua untuk Barcelona.

Pada putaran kedua perempat final League Champions, Barcelona mendapatkan hukuman penalti keduanya saat perlawanan terhadap musuhnya, pelatih AC Milan menyatakan kesal atas tindakan dari wasit Bjorn Kuipers. Tembakan bola penalti tersebut semestinya tak perlu dikasih pemimpin wasit. Saat waktu penghabisan laga yang dengan nilai skor 3-1 bagi keunggulan Barca tersebut, AC Milan ini kedua kalinya diberi sanksi penalti. Pertama kalinya terjadi saat lini belakang AC Milan, Luca Antonini yang telah melanggar peraturan pada menit ke-11 terhadap Messi saat kotak terlarang. Sanksi tendangan penalti ini berhasil dijebol saat Alessandro Nesta melanggar peraturan bersama menghela baju Sergio Busguest, Dua tembakan penalti menang dimanfaatkan oleh Messi berubah menjadi tambahan skor.

“Ketika Barca tidak bertampil dengan sempurna, ini akan menjadi sebuah kenangan yang sangat memalukan, dan seusai pada waktu istirahat. Skuad Barclona mendapat tendangan penalti hingga dua kali. Tutur Allegri dengan menyindir. Seusai gol 1-1 kami akan menang dan akan berlanjut ke putaran selanjutnya dan Barca juga akan tertekan. Tetapi, mereka bertampil informa seusai poin 3-1 muncul dengan mudah,” tegasnya. “Amat susah mengawali putaran kedua seusai bola penalti yang dibimbang itu. Bahkan, seusai mereka menang menciptakan bola ketiga yang kemudian membangkitnya semangat mereka. Seusai itu, mereka mengulang mengatasi keadaan bola dengan sempurna,” lanjutnya untuk Informasi Sepak Bola.

Allegri menyatakan bahwa Barca pantas berhasil dalam perlawanan itu. Berdasarkan intruktur yang kini berusia 44 tahun ini, pemain asuhnya tetap ada yang terjadi kesalahan dalam pertandingan ini. “Menjelang 10 menit pertama, kami telah kehilangan sejumlah bola yang semestinya tak dilaksanakan saat berhadapan skuad seperti Barca. Beberapa gelandang pun tetap kelak melansirkan bola salah umpan saat putaran pertama. Tetapi, aku rasa gagal bersama ketua tegak, tandasnya.

Be Sociable, Share!