Hampir 1 Tahun Diburu, 3 Pembobol Brankas Koperasi di Pasuruan Ditangkap

Hampir 1 Tahun Diburu, 3 Pembobol Brankas Koperasi di Pasuruan Ditangkap – Pelarian tiga komplotan pembobol brankas koperasi yang berisikan uang miliaran rupiah di Pasuruan akhirnya tergelincir juga. Polisi berhasil meringkus ketiga pelaku setelah nyaris satu tahun diburu.

Ketiga pelaku yang ditangkap yakni Mashuri (36), warga Kelurahan Bugul Kidul; Agung Harianto (26), warga Kelurahan Pohjentrek; serta Jajak Ubaidillah Anwar (38), warga Kelurahan Trajeng. Ketiganya merupakan warga Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander saat dikonfirmasi pada Kamis (16/1/2020) mengatakan insiden pembobolan brankas itu terjadi pada 15 Mei 2019 lalu. Tepatnya satu hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Dony menjelaskan bahwa brankas tersebut adalah milik Koperasi Wahana Bahagia yang terletak di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandangsapi, Kota Pasuruan. Saat itu, brankas tengah berisikan uang sebesar Rp 1,1 miliar. Uang itu merupakan sisa hasil usaha yang hendak dibagikan kepada seluruh anggota.

Dony mengatakan para pelaku melancarkan aksinya pada dini hari. Dengan cara menjebol dinding bagian samping koperasi. Kemudian mereka masuk dan langsung membobol brankas menggunakan, palu, obeng, tang potong, dan besi.

Setelah berhasil membobol brankas, para pelaku kemudian memasukkan uang itu ke dalam karung lalu melarikan diri dengan meninggalkan brankas dalam kondisi rusak.

Dony mengatakan aksi para pelaku rupanya terekam kamera CCTV. Sebenarnya jika kita ingin menangkapnya, bisa langsung saja. Namun kita masih selidiki lebih dulu dengan sedetail mungkin sampai ketiganya berhasil diringkus.

Selain ketiga pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa peralatan yang dipakai untuk membobol brankas, 5 unit sepeda motor, sertifikat rumah, perhiasan, sepeda mini, dan sejumlah peralatan elektronik

Sementara untuk uang hasil pembobolan dari brankas telah habis dibelanjakan oleh para pelaku. Polisi juga menyita motor, tanah hingga peralatan elektronik.

Dari hasil pengembangan kasus, para pelaku ternyata juga pernah membobol dealer hingga sarang burung. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 4e KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman 7 tahun penjara.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *