Harapan Kemerdekaan Skotlandia Disuarakan Kembali

Harapan Kemerdekaan Skotlandia Disuarakan Kembali – Jalan-jalan ibu kota Skotlandia umumnya penuh sesak di Hogmanay. Para orang yang berasal dari seluruh negeri dan juga di seluruh dunia biasanya ramai berkumpul dengan tujuan untuk melihat Tahun Baru Bersama dengan keriuhannya.

Akan tetapi sebagaimana di tempat yang lain di dunia, wabah virus corona atau Covid 19 memiliki beberapa konsekuensi untuk banyak perayaan.

Akibatnya orang-orang di Skotlandia pun harus rayakan tahun baru, dengan suasana hati yang terbilang suram dan diperburuk oleh perpisahan antara Inggris dengan Eropa.

Toko-toko yang telah menjual tartan atau kain khas Skotlandia dan juga wiski di jalan yang bersejarah Royal Mile, kota Edinburgh harus tutup dan sunyi. Jalan yang berbatu tersebut tenggelam didalam kegelapan ketika salju turun.

Namun terdapat harapan di antara pendukung kemerdekaan di Skotlandia bahwa tahun 2021 akan membawa keceriaan.

Pada saat Inggris telah meninggalkan pasar tunggal dan juga serikat pabean Eropa, seorang warga lokal, yakni Zoe Stewart mengatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa putus asa dengan bagian yang lain di negara tersebut.

‘’Saya pikir sangat menyedihkan jika kami pergi. Saya tak ingin meninggalkan Uni Eropa,’’ ujar Stewart, sebagai salah satu dari 62 % orang Skotlandia yang telah memilih menentang Brexit, terhadap AFP.

‘’Saya pikir kita perlu melakukannya, kemerdekaan,’’ ujarnya seraya mengepalkan tangan sambil tersenyum.

‘’Hanya untuk dapat merdeka. Hanya untuk mempunyai pilihan kita sendiri dan juga tidak mengikuti Inggris di sepanjang waktu.’’

Partai Nasional Skotlandia atau SNP yang pro kemerdekaan dari Perdana Menteri Skotlandia, yakni Nicola Sturgeon ingin mengambil inisiatif politik serta memanfaatkan frustrasi sesudah 1 Januari.

SNP tak merahasiakan tentang keinginannya untuk mengadakan referendum baru mengenai kemerdekaan usai kehilangan yang sebelumnya, pada tahun 2014 lalu.

Partai tersebut diperkirakan bakal memenangkan pemilihan parlemen Skotlandia pada bulan Mei yang akan datang.

Kemenangan tersebut akan dapat meningkatkan tekanan kepada pemerintah Inggris di London guna menyetujui pemungutan suara yang ke 2.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *