Hasil Sepak Bola – Paolo Di Canio Berikan Kemenangan Sunderland Untuk Ibunya

Sudah di ketahui akhir-akhir ini telah ramai yang kabarkan adanya pelatih baru di Sunderland yaitu Paolo Di Canio. Sebelumnya dirinya telah mendapatkan banyak cibiran dari berbagai golongan, namun di laga tadi malam dirinya berhasil untuk menunjukkan suatu keberhasilan dari klubnya Sunderland tersebut kepada seluruh pihak. Karena Sunderland sudah berhasil dapatkan hasil sempurna, memberikan pukulan keras Newcastle dengan skor telak 3-0.

Paolo Di Canio sangat senang, di saat Sunderland mencetak gol yang ketiga dirinya sangat senang dan bergirang lonjak. Dan kemenangan tersebut katanya akan di persembahkan kepada sang ibunya.

Jalani lanjutan Liga Primer Inggris Minggu kemarin Sunderland berhasil dapatkan kemenangan telak tersebut hasil dari kaki pemain andalan seperti Stephan Sessegnon, Adam Johnson, dan David Vaughan. Banyak hal yang harus di rayakan akan kemenangan yang sangat krusial tersebut

Yang pertama di tujukan kepada Di Canio, kemenangan tersebut adalah kemenangan yang pertama darinya semenjak dirinya di tunjuk sebagai juru taktis dari Sunderland. Karena di laga debutnya Sunderland harus kalah lawan The Blues Chelsea dengan skor 2-1.

Yang keduanya kemenangan di markas dari Newcastle itu menjadi suatu kemenangan away pertama Sunderland selama satu dekade mereka belum pernah merasakan kemenangan tersebut.

Jadi anda jangan heran jika mengerti kalau di Canio terlihat sangat senang, sangat girang, sampai melompat-lompat bahkan juga ikut merayakan dari gol para anak asuhnya karena sang pelatih tersebut memiliki alasan pribadinya.

“Sebelum kick-off, saya yakin kami akan menang, karena saya melihat wajah ibu saya tersenyum,” ujarnya seperti dilansir Mirror.

Ibu dari Di Canio sudah meninggal, menurut dari ungkapanya sang ibu telah wafat  tepat dalam satu tahun dan Di Canio akhirnya tampil di pinggir lapangan dengan sangat sentimental. Lantas dirinya telah mempersembahkan kemenangan dari The Black Cats untuk orang yang sudah melahirkannya tersebut.

“Tepat setahun lalu, dia wafat dan saya percaya hal-hal seperti ini. Ini bukan kebetulan.”

“Anda boleh menyebut saya gila, tapi buat saya ini bukan kebetulan. Ini jelas momen yang emosional buat saya. Saya berada di dug-out satu hari setelah dia meninggal tahun lalu di Swindon dan kami memenangi pertandingan.”

“Saya harus berterima kasih kepada ibu saya untuk hal ini. Kepada Ayah saya juga, dia juga berada di atas sana di samping ibu saya. Dedikasi saya adalah untuk ibu karena dia begitu spesial,” ucapnya.

 

About The Author

Reply