Info Astronomi Terbaru – Sumber Air Yang Terperangkap Di Dalam Tanah Bulan

 

Info Astronomi Terbaru  – Sumber yang paling mungkin dari air yang terperangkap di dalam tanah di permukaan Bulan adalah aliran konstan dari partikel bermuatan dari Matahari yang dikenal sebagai angin Matahari, menurut seorang peneliti dari University of Michigan (UM) dan rekan-rekannya.

Selama lima tahun terakhir, pesawat pengamat ruang angkasa dan laboratorium pengukur baru pada sampel Apollo lunar telah menjungkirbalikkan keyakinan yang telah lama dipegang bahwa Bulan adalah planet kering.

Pada tahun 2009, Lunar Crater Observation dan Sensing satelit (LCROSS) dari NASA terhempas di kawah lunar yang ternaungi secara permanent dan mengeluarkan segumpal materi yang mengejutkan karena mengandung banyak air es. Air dan senyawa yang berhubungan juga telah terdeteksi di regolith bulan, lapisan serbuk halus dan fragmen batuan yang melapisi permukaan bulan.

Akan tetapi asal air permukaan bulan tetap tidak jelas. Apakah itu terutama hasil dari tumbukan komet yang mengandung air dan potongan lainnya dari reruntuhan ruang angkasa, atau mungkin ada sumber lain? Model teoritis dari stabilitas air lunar berasal dari tahun 1970-an yang menunjukkan bahwa ion hidrogen (proton) dari angin matahari dapat bergabung dengan oksigen di permukaan Bulan untuk membentuk air dan senyawa terkait yang disebut hydroxyls, yang terdiri atas satu atom hidrogen dan satu oksigen dan yang dikenal sebagai OH.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan secara online 14 Oktober di jurnal Nature Geoscience, Youxue Zhang dari UM dan rekannya dari University of Tennessee dan California Institute of Technology mengatakan temuan ini mendukung produksi angin Matahari dari es air di Bulan.

Dalam tulisan ini, para peneliti menyajikan spektroskopi inframerah dan analisis spektrometri massa pada sampel Apollo yang mengungkapkan adanya sejumlah besar hidroksil dalam kaca yang terbentuk di regolith bulan karena dampak mikrometeorit.

Ketika dikombinasikan, teknik Fourier mentransformasi spektroskopi inframerah dan spektrometri massa ion sekunder yang dapat digunakan untuk menentukan bentuk kimia hidrogen dalam suatu zat, serta limpahan dan komposisi isotop nya.

 

Info Astronomi Terbaru

No related content found.

Be Sociable, Share!