Info Baru Selebritis – Cerai, Christy Jusung Tuntut Nafkah

 

Dari dunia selebritis ada kabar dari kasus perceraian Christy Jusung. Wanita tersebut dikabarkan memiliki keinginan lain selain niatannya untuk cerai dari Jay Alatas. Wanita yang juga akrab disapa dengan nama panggilan Sissy tersebut dikabarkan telah meminta sejumlah uang nafkah pada gugatannya. Diberitakan pada persidangan pada persidangan seminggu yang lalu saat berusaha untuk dikonfirmasi pada kuasa hukum Jay, Dody Haryanto, pihaknya masih belum menjawabnya dengan jelas. “Tanyakan saja pada penggugat dan kuasa hukumnya kalau tentang masalah itu,” jawab Dody seraya tersenyum ketika dijumpai di PA Jakarta Selatan, hari Senin (3/3/2014) lalu.

“Nanti aja setelah ada putusan pasti akan terjawab,” katanya seperti ingin berteka-teki. Pada hari itu, Sissy dan Jay telah dijadwalkan mengikuti sidang cerai pada PA Jaksel. Akan tetapi dalam sidang yang diagendakan penyerahan replik pihak Sissy tersebut, tidak dihadiri oleh keduanya. Kemudian pada hari ini sidang perceraian Christy Jusung dengan Jay Alatas digelar kembali pada Pengadilan Agama Jaksel, Senin (17/3/2014). Sidang yang dijadwalkan dengan agenda duplik tersebut memunculkan sejumlah fakta terbaru tentang rumah tangga diantara keduanya.

Salah satunya yaitu yang sudah santer beredar tentang permintaan nafkah yang keluar dari pihak Cristy pada Jay. Hal tersebut terungkap kebenarannya saat disampaikan oleh pihak kuasa hukum Christy, yakni Miftaahul Jannah, tentang besaran nafkah yang telah diminta oleh kliennya yang tercatat sebesar Rp 60 juta tiap bulan. “Tiap bulan kita mengajukan Rp 60 juta. Perkaranya kan belum selesai, dan mintanya ya segitu,” kata Miftaah.

Akan tetapi hal itu langsung saja ditolak oleh kuasa hukum dari pihak Jay, Dody Haryanto. Menurut pendapatnya, Jay tidak lagi berkewajiban untuk memberi nafkah sebab Christy yang telah pergi dan meninggalkan rumah. “Kita coba kembalikan kepada hukum Islam. Pak Jay mengakui bahwa istrinya telah pergi meninggalkan rumah. Nah, jadi sudah tak ada lagi kewajiban untuk memberi nafkah,” terang Dody. “Pastinya dari kita menolak untuki membiayai nafkah sebanyak Rp 60 juta tiap bulan,” pungkasnya.

Be Sociable, Share!