Info Bola – Banyaknya Pergantian Pelatih Membuat Roberto Martinez Cemas

Pelatih Everton yakni Roberto Martinez merasa sangat cemas dengan banyaknya pergantian pelatih di beberapa tim Liga Primer Inggris musim ini. Pelatih asal Spanyol itu memberikan penilaiannya jika ini akan menjadikan sebuah tim tak akan terbentuk dengan maksimal.

Pada tahun ini, sudah ada lima nama pelatih yang telah dilengserkan dari jabatannya di kompetisi tertinggi di Inggris. Dimulai dari John Carver, Nigel Pearson, Brendan Rodgers serta Tim Sherwood.

Lalu ada sosok Jose Mourinho yang resmi didepak dari kursi kepelatihan Chelsea pada tengah pekan kemarin dan penyebabnya sudah pasti dengan capaian buruk yang terus didapatkan oleh tim asal London Barat ini sampai pekan ke-17 yang membuat tim ini mesti berada di posisi ke-15 di klasemen sementara Liga Primer Inggris. Sebelumnya ada Dick Advocaat yang diketahui memutuskan untuk mundur pada bulan Oktober lalu.

“Saya memiliki simpati untuk sepakbola pada umumnya. Saya pikir kami telah gila lantaran menjajal untuk melepas banyak proyek anyar setiap waktu serta saya pikir kami mesti bisa menerima jika pada saat jalannya laga di sepak bola Anda bakal meraih kemenangan, seri maupun kekalahan.” papar Martinez yang dilansir oleh Soccerway.

“Anda memang tak bakal bisa meraih kemenangan pada tiap minggunya, serta semestinya mencoba untuk memberi waktu kepada pelatih supaya bisa mengerjakan visi yang diusungnya dan juga solusi yang akan diberikannya. Jika hal itu tida ada, tim bakal rapuh dan setelah mendapatkan satu sampai dua kekalahan bukan tak mungkin bakal muncul proyek anyar lagi.”

“Selanjutnya bakal hadir sosok baru yang akan diberi kesempatan dua pertandingan, setelah itu kami bakal nampak menjual proyek anyar lagi yang berbeda dan saya pikir sepakbola di Inggris memang tak begitu. Karena DNA sepakbola di Inggris bukan mengenai perubahan, dari pelatih yang sebelumnya ke pelatih yang selanjutnya dan itu memang tak mempunyai konsistensi pada sebuah proyek.”

“Ini sangat disayangkan, kalau pergantian pelatih dilakukan saat menjalani masa-masa sulit. Itu menjadikan sebuah tim tak bakal pernah meraih keberhasilan.”

About The Author