Info Dunia Baru – AS Cemas Setelah Beijing Jaga Ketat Di Laut China Selatan

Satu hari setelah adanya suatu pertemuan dari presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa berkumpul dengan sepuluh pemimpin negara Asia Tenggara di dalam KTT ASEAN-AS yang di selenggarakan di pekan ini berada di California. Ada seorang pejabat yang menyebutkan bahwa Kementrian Pertahanan AS mempunyai bukti China sudah tempatkan peralatan tempur ada di sebuah peralatan tempur ada di sebuah pulau di Laut China Selatan.

Menggunakan foto satelit yang sudah memperlihatkan kalau China telah tempatkan beberapa peralatan tempurnya seperti rudal serangan udara berada di pulau buatan mereka letaknya di Laut China Selatan. Berasal dari Kementrian Pertahanan Taiwan yang membenarkan berita tersebut setelah mendapatkan sumber citra satelit berasal dari Pulau Woody, bagian dari kp. Paracel

“Dari kementrian Pertahanan sudah mengerti adanya sistem pertahanan rudal yang akan di tempatkan oleh pihak China ada di Pulau Yongxing,” terang dari juru bicara Kementrian disebutkan kepada laman media AFP.

Merujuk ke dalam koran the Daily Mail yang sudah melaporkan kalau pejabat pertahanan AS juga sudah menegaskan kalau China telah tempatkan senjata besar dan berat di duga tiba di pulau itu dalam beberapa pekan akhir ini.

China yang selama ini sudah menguasai kep. Paracel dimana sudah di klaim dari Taiwan dan Vietnam semenjak pertengahan tahun 1970 an dan berakhirnya peperangan di Vietnam. Berada di dalam bebreapa bulan akhir ini ketegangan ada di kawasan itu kini semakin meningkat setelah dari pihak China melakukan reklamasi pada pulau tersebut. Kawasan dari Laut China Selatan yang sudah di kenal menjadi jalur perdagangan sepertiga minyak dunia.

Di dalam pertemuannya bersama dengan para pemimpin ASEAN itu Barack Obama yang sudah menyampaikan peringatan kepada negara China dengan memberikan pernyataan kalau AS akan tetap bisa terbang, berlayar, dan bisa beroperasi dimana pun lokasinya dimana diizinkan oleh hukum internasional. Demikian juga dari negara-negara lain yang ada di dunia, terang dari Obama seperti yang disebutkan di dalam laman media New York Times, hari Kamis lalu (18/2/16). Obama yang memberikan penyampaian reklamasi dan pengerahan peralatan tempur ada di suatu lingkungan sengketa dan harus bisa di hentikan.

About The Author