Info Dunia Terkini – Orang Terdekat Putin Dapatkan Pukulan Telak

Kurang lebih selama satu setengah decade terakhir ini, oligarki atau sekelompok kecil orang yang saat ini telah berkuasa di Rusia membangun adanya yacht terbesar, membeli adanya rumah-rumah termahal, dan juga memenangkan pelelangan karya seni terbaik di dunia. Akan tetapi saat ini para milyader di Negara tersebut di mana di era Vladimir Putin merasa semakin terjepit nasibnya.

Kombinasi dari beberapa sanksi yang sudah di dapatkan, kejatuhan nilai tukar Rubel, dan juga anjloknya minyak dunia yang di mana terus memotong miliaran nilai kemakmuran dari orang – orang terkaya di Rusia.

“Kita memang tidak memerlukan adanya rasa simpati untuk orang-orang yang sudah berpengaruh dari Rusia ini, semenjak ini 110 orang terkaya Rusia berhasil untuk menguasai 35 persen,” terang dari analis Robert Frank seperti yang di kabarkan berada di CNBC yang berada di hari ini Rabu (17/12/14).

Di antara mereka yang saat ini merasa paling terpukul adalah Gennady Timchenko, orang terdekat dari Putin yang kini mempunyai kekayaan dengan nilai totalnya adalah US$10 miliar. Timchenko yang dahulu adalah pengendali minyak terbesar berada di sana, bernama Gunvor Group, dan kini di ketahui sudah menjual sahamnya setelah dari Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepadanya.

Masih tidak jelas beberapa dalam kekayaannya yang sudah jatuh. Akan tetapi dari produsen gas Novatek yang di mana Timchenko mempunyai saham di perusahaan tersebut. Di sana Tim sudah mendapatkan saham mayoritas yang ada di Novatek. Telah kehilangan lebih dari sepertiga dari nilainya berada di beberapa pekan terakhir ini. Timchenko yang juga menjadi target kejaksaan AS untuk penyelidikan akan kasus pencucian uang yang ada.

Arkady Rotenberg yang juga kemungkinan mendapatkan suatu pukulan telak berada di system finansialnya. Pria yang berusia 63 tahun tersebut adalah pemilik dari SMP Bank yang menjadi partner terdekat untuk sebelum Putin menjadi presiden. Dan saat ini dirinya juga mendapatkan hal yang sama dengan Timchenko.

About The Author