Info Kabar Kesehatan – Mitos P3K Yang Bisa Bahayakan Nyawa

 

Ketika menjumpai seorang cedera ataupun terluka, pastinya kita memberi pertolongan pertama. Tetapi, pada kenyataannya, tak sedikit orang yang terpengaruh mitos terkait pemberian P3K yang malah bisa membahayakan nyawa korban. Dari Newsmaxhealth, pada Rabu (26/3/2014), inlah kesalahan yang umum yang kerap dilakukan orang ketika ingin memberikan pertolongan pertama yang coba diluruskan American Red Cross serta dari Mayo Clinic.

1. Luka bakar

Dalam kejadian ini biasanya orang menempelkan es ataupun mentega di luka. Sedangkan langkah terbaik adalah dengan mendinginkan luka tersebut sambil membasuhnya dengan air bersih mengalir.

2. Luka bakar tersengat listrik

Karena luka bakar jenis ini tak hanya memberikan cedera pada luar tubuh melainkan juga mengenai jaringan tubuh, maka langkah terbaik untuk menolong korban yaitu dengan segera melarikannya ke rumah sakit terdekat.

3. Gigi hendak tanggal

Kesalahan yang biasa dilakukan yaitu menggosok gigi agar mempermudah proses tanggalnya gigi. Namun sebaiknya, kunyahlah sebiji permen karet dan sesekali menggemererakkan bagian gigi.

4. Jari terputus

Banyak orang akan menempatkan bagian jari yang terputus pada es. Sedangkan, langkah yang tepat yaitu menempatkan bagian tersebut dalam sebuah kantung yang berisi air dan baru ditaruh di atas es.

5. Mimisan

Kebanyakan orang mencoba menghentikan mimisan sambil menyandarkan badannya ke belakang. Padahal, seharusnya posisi tubuh membungkuk ke depan seraya mencubit hidung di bawah dari tulang hidung tepat. Tahan hingga lima atau sepuluh menit.

6. Pergelangan kaki terkilir

Kasus ini dapat menyebabkan pembengkakan. Biasanya orang segera mengompres bengkak ini menggunakan es. Sedangkan cara yang benar yaitu dengan meletakkan selembar handuk tipis dahulu pada bengkak tersebut barulah mengompresnya menggunakan es.

7. Keracunan

American Academy of Pediatrics menyatakan biasanya orang akan meminum susu putih, sirup, ataupun cairan lain guna merangsang muntah. Yang tepat adalah segera melarikan korban menuju UGD bersama makanan yang telah mengakibatkan keracunan tersebut. Kemudian, dokter dapat memberi arang aktif guna mengikat racun pada lambung serta mencegah agar tak masuk dalam darah.

8. Kejang

Biasanya orang akan menyumpalkan suatu benda dalam mulut korban. Padahal seharusnya Anda memiringkan badan pasien dan menunggu atau mencari pertolongan terdekat.

Be Sociable, Share!