Info Kesehatan – Kanker Payudara dan Serviks, Kanker Pembunuh Nomor 1 di Indonesia

Kanker payudara dan serviks merupakan kanker yang paling banyak di Indonesia dan pembunuh nomor satu di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi. “Kanker paling banyak di Indonesia atau nomor satu pembunuh di Indonesia adalah kanker payudara dan serviks. Kalau kanker yang paling banyak dialami pria adalah kanker paru-paru dan kanker prostat,”urainya.

Sedangkan pada anak-anak, dalam penuturannya dijelaskan bahwa kanker yang paling banyak menyerang adalah leukimia atau kanker darah. Selain itu juga kanker pada saluran pencernaan juga sudah mulai mengalami peningkatan yang signifikan. Hanya saja sebagian besar kanker bisa dicegah.

Menkes menguraikan bahwa kanker serviks bisa dicegah dengan melakukan hidup bersih dan sehat. Misalnya dengan selalu membiasakan membersihkan kloset sebelum memakainya, apalalagi bagi perempuan. Sedangkan kanker serviks pada usia muda ada juga yang disebabkan karena hubungan seks berisiko dan sering bergonta-ganti pasangan. “Virus HPV penyebab kanker serviks sangat berdekatan dengan HIV. Jadi resiko penularan HPV juga menjadi lebih besar jika seseorang melakukan perilaku tertentu. Upaya pencegahan terkait penyebaran virus HIV pada kenyataannya juga dapat mencegah penyebaran virus HPV” terangnya.

Sementara itu pada kanker payudara dijelaskan bahwa adanya angka tinggi kematian yang disebabkan karena penyakit yang sudah terlambat dikenali. Hal ini membuat pengobatan yang dilakukan akhirnya tidak banyak membantu karena kanker sudah masuk ke tahap lanjut hingga mengalami metastasis atau menyebar. Itulah sebabnya diagnosa pengobatan sedini mungkin sangat penting karena dapat menyelamatkan nyawa. Beberapa tahun lalu mungkin kanker identik dengan vonis mati. Namun kanker bisa diobati.

Selain itu yang memang jarang diketahui bahwasanya kanker payudara tidak hanya menyerang permpuan namun bisa juga menyerang laki-laki. Namun memang lebih banyak perempuan yang terkena. Dan ada baiknya untuk selalu waspada terhadap setiap perubahan yang terjadi pada payudara. Jika memang ada yang tidak bisa sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Jika segera diketahui maka penanganan juga akan lebih cepat. Namun jika memang harus dilakukan operasi maupun pengangkatan payudara maka dorongan semangat dari keluarga dan orang-orang terdekat sangat diperlukan untuk mengembalikan semangat hidup serta kepercayaan diri.

 

Info Kesehatan

About The Author

Reply