Info Kesehatan – Penggunaan Gula Tambahan Picu Buruknya Kesehatan

Dari adanya suatu konsumsi gula tambahan itu memang sudah di ketahui akan memberikan suatu efek buruk yang akan di alami bagi kesehatan. Sebuah studi yang nantinya akan memberikan bukti terbaru  bahaya kana gula tambahan. Seperti dari hasil studi tersebut,gula tambahan akan memberikan suatu efek toksin nantinya, bahkan pada saat di makan dalam suatu batasan yang sudah di percayakan.

Untuk baru-baru ini, Nastional Researc Council yang sudah memberikan rekomendasi  agar gula tambahan itu tidak akan di gunakan lebih dari 25 persen dari total kalori sehari-hari. Akan tetapi dari adanya studi yang sudah di publikasikan dalam suatu jurnal Nature Communication yang sudah menemukan, jumlah yang sudah di rekomendasikan pun akan tetap memberikan suatu reaksi racun dalam tubuh kita.

Dari para peneliti yang akan melakukan dari percobaan pada dua kelompok macam tikus selama 26 minggu. Kelompok pertama yang di berikan dengan asupan makanan yang sudah di berikan asupan gula tambahan banyaknya adalah 25 persennya, sedangkan kelompok yang lainnya tidak di berikan gula tersebut. Dari kedua kelompok tersebut akan menghabiskan makanan dengan jumlah dari kalori yang sudah  di takar yang sama dalam setiap harinya.

Kemudian dari para peneliti yang sudah melepaskan beberapa tikus-tikus yang  sudah di teliti tadi untuk masuk ke kandang yang sudah di atur seperti ekosistem pada saat masih hidup. Tikus yang sudah di amati selama 32 minggu atau lebih.

Selama dari batas waktu tersebut, para peneliti yang sudah menggunakan teknologi seperti microchip yang di gunakan untuk membandingkan tikus dari kelompok gula dan juga tikus yang tidak menggunakan gula atau dalam kelompok kontrol. Mereka yang sudah membandingkan dari daya reproduksi.

Jika di ketahui secara keseluruhan, maka dari kematian tikus tersebut di mana tikus betina kelompok gula menghasilkan dua kali dari jumlah kematian pada tikus yang sudah di berikan suatu kontrol khusus  dalam 32 minggu. Dan untuk tikus yang jantan kelompok gula yang sudah menghasilkan keturunan yang  lebih sedikit dari pada tikus yang sudah di kontrol akan kadar gulanya.

About The Author

Reply