Info Kesehatan – Pria Ganteng Mempunyai Kualitas Sperma Buruk

Sudah di lakukan suatu penelitian yang berhasil untuk membuktikan kalau maskullinitas berbandik terbaik dengan kualitas dari sperma atau semen seseorang pria. Jika memang anda menginginkan bayi yang sehat dan cerdas, pasangan yang tampan tidak bisa menjadi suatu jaminan.

“Suatu peningkatan kadar hormone testosterone yang ada pada kaum adam  telah terbukti bisa mengganggu produksi dari spermana. Dari penemuan ini bisa menunjukkan adanya suatu perbandingan terbalik dari maskulinitas wajah dengan kesuburan yang ada,” ujar dari peneliti menjelaskan.

Penelitian tersebut yang sudah menyelidiki apakah kemampuan untuk memilih pasangan subur bebas dari adanya factor-faktor seperti jenis kelamin dan juga dari latar belakang budaya masing masing. Studi ini yang sudah meneliti sebanyak 62 mahasiswi laki-laki yang berasal dari Kaukasia dariUniversity of Valencia, Spanyol. Dengan mengunakan suatu teknik yang di sebut dengan Fenotip  Terkait Hipotesis Kesuburan (Phenotype Linked Fertility Hypothesis – PLFH).

Dari seluruh laki-laki memang di mintai untuk tidak melakukan hubungan seks selama tiga sampai dengan lima hari, sebelum dari cairan air mani mereka bisa di kumpulkan. Motilitas atau kemampuan  berenang sperma dan adanya suatu konsentrasi bisa di ukur menurut standard kriteria sperma sehat dari  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Cairan semen atau yang sehari-hari bisa di sebutkan air mani adalah cairan yang bisa membawa sel-sel sperma yang di keluarkan melalui ejakulasi di Mr.P masing masing. Pada saat ejakulasi, ada seseorang pria akan bisa mengeluarkan sebanyak 2.5 ml cairan sperma atau semen yang berwarna putih mutiara dengan bau khasnya, langu.

Setelah dari air mani tersebut bisa di teliti, masing masing subyek penelitian di foto wajahnya dari sisi depan dan dari sebelah kanannya. Dan semua foto berwarna tersebut bisa di scan dan oval hitam bisa di tempatkan di atas gambar untuk bisa meminimalkan efek visual gaya rambut.

“Yang lebih menarik adalah pria yang mempunyai suatu kemampuan lebih dalam memilih gambar wajah sesamanya yang di duga lebih menarik oleh wanita,” ujar dari para peneliti yang di sebutkan kepada wartawan.

About The Author