Info Kesehatan – Setelah Vaksin Palsu, Kini Muncul Serum Anti-Tetanus Palsu

Bukan hanya dari vaksin palsu saja yang dimana saat ini telah tersebar berada di beberapa kota besar yang ada di Indonesia ini. Saat ini sudah ada kabar kalau ada suatu  serum anti tetanus sudah beredar dan terindikasi masuk ke provinsi Sumatra Selatan atau Sumsel.

Setelah di berlakukan adanya inspeksi dadakan (sidak), Badan Pengawas Obat dan Makanan atau badan POM dari Palembang yang sudah mendapatkan serum anti tetanus yang bisa di duga adalah vaksin palsu. Dari Plt Kepala BPOM Palembang, yang bernama Devi Lindiarti sudah memberikan ungkapan kalau pihaknya kini telah menyediakan sidak awal berada di 24 fasilitas kesehatan dimana telah tersebar berada di tiga kawasan kota berada di Sumatera Selatan, sepreti di antaranya adalah Banyuasin, Palembang, dan Ogan Ilir.

“Berasal dari hasil sidak, kita sudah berhasil untuk menemukan ada sebanyak tujuh fasilitas kesehatan yang berada di kota sudah memasokkan serum untuk anti tetanus itu menggunakan jalur resmi dari pemerintah. Dugaan ini memang bisa di kategorikan anti tetanus palsu, ini disebabkan karena tujuh dari fasilitas kesehatan ini membeli serum anti tetanusnya berasal dari sales freelance yang dimana memiliki faktur dan juga surat kesehatan dalam memberli anti serum berasal dari sales. Sedangkan dari surat adminstrasinya sudah di tentukan dari setiap distributornya,” terang dari Devi yang disebutkan kepada wartawan untuk hari ini Sabtu (2/7/16).

Dengan mendapatkan indikasi akan pemalsuan ini, Badan Pom dari Palembang sudah membawakan sebanyak 32 sampul akan di lakukan tes lebih lanjut lagi. Jika memang dari hasil tes itu bisa buktikan serum anti tetanus ini palsu, tujuh fasilitas kesehatan yang ada itu akan mendapatkan sanksi hukum sesuai dengan Undang-undang yang mengaturnya, tentang peraturan pengedaran obat tanpa izin edar.

Sedangkan dari sampil vaksin yang berasal  dari tujuh fasilitas kesehatan Sumsel sudah di pasok berasal dari jalur tidak resmi, tambah darinya.

About The Author