Info Kesehatan – Sunat Ternyata Bisa Menghalang Kanker Serviks

 

Memang kalau berada di negara kita ini, banyak dari kaum adam melakukan khitan atau sunat. Ini bukan hanya untuk kewajiban yang harus mereka lakukan, sebenarnya ada banyak sekali hal yang sangat baik jika kita melakukan sunat tersebut.

Sunat sudah bisa di ketahui kita semenjak kecil atau baru saja di lakukan sesudah menginjak remaja. Ternyata dari sunat tersebut mempunyai banyak keuntungan kepada pria dan wanita. Jika memang nantinya sang pria itu menikah dan bisa mempunyai istri, resiko dari pasangan atau si istri dari pria yang di sunat akan semakin berkurangnya terkena kanker serviks. Pengurangan pada ancaman resiko kanker serviks ini adalah sebesar 20 %.

“Maka dari itu sangat di pentingkan dari kaum hawa melakukan sunat, dan harus di sadari semenjak kecil. Hal ini disebabkan salah satu manfaat dari sunat itu adalah mengurangi resiko human papillomavirus atau HR-HPV untuk sang pasangan wanitanya, yang dimana saat ini kurang mendapatkan perhatian dari banyak kalangan,” terang dari dokter dari rumah sunatan, yang bernama Dr Muhammad Zaiem disebutkan di dalam suatu acara Sunat Dewasa yang mempunyai kebutuhan untuk kesehatan, berada di Bekasi untuk hari kemarin (8/10/15).

Seharusnya yang di lakukan, tambah dari Dr Zaiem, pemerintah harus bisa memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat luas agar dari manfaat sunat itu akan bisa mengurangi adanya resiko terjadinya kanker serviks.

“Saya tidak pernah untuk melihat ada suatu iklannya yang sebutkan sunat akan bisa mengurangi adanya ancaman kanker serviks. Selama ini, untuk bisa mengurangi resiko tersebut di dalam mengajak kepada para wanita dalam melakukan vaksin. Sedangkan dahulu hanya papsmear doang,” terangnya menambahkan.

Zaiem menambahkan kalau khitan menjadi tindakan memotong atau menghilangkan sebagian dari seluruh kulit yang menutupi depan atau kepala Mr P.

“Sunat adalah bukan lagi masalah agama. Karena sunat juga menjadi bagian kesehatan kita. Jika memang di kecilnya belum sunat, dewasa juga bisa kok,” ujarnya.

Be Sociable, Share!