Info Kesehatan – Tips Terhindar Dari Bahaya Polutan Asap Kendaraan Bermotor

 

Berita bagus tentang nyaman berkendara dalam kota – kota besar agar kita sebagai pengguna jalan terutama kendaraan bermotor roda dua tidak alami gangguan pernafasan akut atau sebut sebagai ISPA. Penelitian terbaru dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebutkan jika memang kadar polusi kota – kota besar Indonesia terutama Jakarta dan Surabaya sudah sangat tinggi. Bahkan FKUI menjelaskan setiap tahun 10 kali lipat terjadi penambahan kadar polutan dalam udara yang sangat berbahaya ketika masuk saluran pernafasan.

Dari uji sampel udara memang kadar Karbonmonoksida atau CO sangat tinggi. Gas utama yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor baik dari jenis Motor, Mobil, Bus hingga asap perusahaan sisa gas pembuangan produksi. Selain resiko ISPA beberapa penyakit lainnya yang dapat menyerang tubuh seperti Jantung, Gangguan Paru – Paru sampai penyakit syaraf. Kondisi lain juga terdapat penemuan dengan sering menghirup polutan berbahaya dapat tinggatkan kadar terkena penyakit autisme , diabetes militus dan kanker terutama menyerang balita dan anak – anak.

Yang pertama untuk penaggulangan dampak polutan berbahaya adalah pemakaian masker penutup hidung dan mulut yang sesuai dengan saran dari FKUI dengan bahan kain atau serat karena dapat menahan racun polutan lebih bagus. Alasan itu sebabkan bahan kain atau serat lebih tebal dari pada masker pada umumnya yang sangat tipis.

Kedua anda dapat gunakan kaca mata apapun bentuknya baik itu untuk kesehatan atau aksesoris. Karena dampak polutan tidah hanya masuk dari hidung atau mulut saja lewat udara yang kita hirup. Melainkan dari mata juga dapat terkena efek dari Karbonmonoksida atau CO seperti mata pedih, terasa gatal dan memerah.

Ketiga adalah cucilah masker setiap habis terpakai seharian dalam perjalanan atau beraktivitas. Karena zat – zat polutan tidak akan menumpuk menjadi terhirup ketika anda memakainya kembali saat beraktifitas. Selain itu jika anda gunakan masker dengan himbauan sekali pakai tentu setiap hari harus selalu berganti.

Selanjutnya perhatikan kondisi kesehatan anda setiap bulan dengan rutin periksa kondisi fisik baik puskesmas atau rumah sakit terdekat. Karena pencegahan lebih baik dari pengobatan dari dampak polutan bagi kesehatan anda.

Be Sociable, Share!