Info Konflik Internasional – Tanggung Jawab Moral Dunia Soal Senjata Kimia

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, hari Jumat (13/12/2013), menyatakian penyesalan terkait penggunaan senjata kimia Suriah dan ia menuntut adanya pertanggungjawaban dari siapa saja yang terkait atas penggunaan benda tersebut. Dunia juga miliki tanggung jawab moral tentang masih saja ditemukan adanya penggunaan senjata kimia. “Saya sangat menyayangkan tentang kemungkinan penggunaan senjata kimia Suriah, dimana hal tersebut adalah pelanggaran nilai-nilai universal dari umat manusia,” ujar Ban.

“Segala macam penggunaan senjata kimia baik oleh siapapun dan dalam keadaan bagaimanapun merupakan pelanggaran berat Protokol 1925 Geneva tentang larangan penggunaan senjata kimia biologi, dan juga terhadap aturan lain relevan yaang menjadi kebiasaan internasional.”Pada Majelis Umum PBB, Ban juga mengatakan bahwa masyarakat internasional harus ikut bertanggungjawab secara moral demi mencegah digunakannya senjata kimia kembali. Juga guna  memastikan bahwa senjata kimia tidak akan muncul sebagai senjata perang lagi.

Di hadapan 193 anggota PBB, Ban juga memaparkan laporan akhir yang diserahkan kepadanya hari Kamis (12/12/2013) dari tim khusus PBB terkait senjata kimia pada Suriah yang menyimpulkan bahwa senjata kimia digunakan pada lima dari tujuh tempat yang telah diselidiki. Mandat dari tim tersebut yaitu memungkinkan menentukan zat yang digunakan Suriah tetapi tak mengizinkan tim dalam mengidentifikasi siapa penggunanya. Ake Sellstrom, kepala inspektur menyatakan dalam konferensi pers bahwa metoda yang luas lebih dibutuhkan daripada sekedar yang disahkan oleh Majelis Umum PBB guna menentukan siapa pelaku serangan.

“Saya dapat berspekulasi … tetapi saya tak miliki informasi guna disampaikan pada pengadilan,” ujar Sellstrom.  Dia sempat mengatakan pula bahwa negara anggota PBB dapat memberi otorisasi lebih tinggi guna diadakannya penyelidikan forensik terbaru untuk menentukan penanggung jawab dari penggunaan senjata kimia pada Suriah.

Sementara itu, Angela Kane, Kepala Pelucutan Senjata PBB, menyatakan pada wartawan, ada beberapa permintaan guna diadakan penyelidikan tambahan, terutama dalam menentukan pihak yang bertanggung jawab pada penggunaan senjata tersebut.

Sebuah komisi oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB telah menuding kedua kubu yang terlibat konflik di Suriah sama-sama melakukan tindak kejahatan perang keji dalam konflik Suriah. Komisi yang berpusat di Geneva tersebut memegang daftar rahasia yang berisi nama para  penjahat perang pada kedua kubu.

About The Author

Reply