Info Mudik Lebaran – Angka Kecelakaan Sudah Menurun 30 Persen

Dari suatu laporan dari Kepolisian Republik Indonesia atau Polri yang sudah memberikan suatu klaim jika angka dari kecelakaan lalu lintas yang saat ini  untuk arus mudik Lebaran yang sudah menurun hingga besarnya adalah 30 persen dari pada tahun kemarin. Dari penurunan angka kecelakaan tersebut yang salah satunya sudah di sebabkan karena adanya suatu kesadaran yang muncuk dari pemudik pribadi yang ingin bisa sampai tujuan dengan selamat.

“Kalau yang sudah di lihat adanya suatu laporan yang saat ini memang masih berjalan dan kami akan bisa di lakukan  dari pengumpulan data, dari jumlah yang di banyaknya kecelakaan sampai menghitung adanya korban yang sudah meninggal dunia yang kian menurun. Sudah di pastikan kalau kurang lebih adanya adalah 23 persen,” ujar dari Kepala Polisi Korps Lalin yang bernama Irjen Pudji Hartanto pada saat melakukan peninjauan kesiapan dari arus balik di Tol Cikampek, Karawang Jumat (9/8/2013).

Dari banyak jumlah korban yang sudah meninggal dunia yang di katakan olehnya sudah menurun sebesar 30 persen. Dia yang menambahkan adanya suatu penurunan angka kecelakaan dan korban tewas maupun mendapatkan luka-luka yang sudah di sebabkan dari banyaknya kesadaran akan kehati-hatian dalam berlalu lintas. Dirinya katakan pihaknya memang selalu memberikan pengarahkan akan kesadaran tersebut kepada para pemudik yang ada.

“Sudah di ketahui sekarang ini banyak kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi adanya peraturan dan kesadaran untuk tidak melakukan suatu pelanggaran yang menjadi penyebab dari kecelakaan. Mereka saat ini sudah mulai tertib lagi, lebih disiplin, dan mau di serahkan oleh para petugas yang berada di lapangan,” ujarnya lagi.

Dari sosialiasi katanya yang sudah di lakukan pada saat berjalannya dari banyak pemudik  yang ada. Seperti dari anggapannya sosialisasi untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan di dalam mudik ini.

“Seperti yang yang sudah di sebutkan oleh Kementrian Perhubungan yang sudah alihkan penggunaan dari sepeda motor untuk bisa menjadi angkutan berat seperti truk, kereta api dan kapal laut,” ujar dari Pudji.

About The Author

Reply