Info PilGub JaBar – Dede Yusuf : Menerima Segala Hasil Perhitungan

 

Real count pilgub Jabar memang belum diketahui namun pada perhitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survey menempatkan pasangan Ahmad Heyawan dan Deddy Mizwar unggul dengan 30 peren lebih suara. Diikuti pasangan Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki di tempat kedua. Sementara tempat ketiga diisi pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana. Menanggapi hasil sementara tersebut, Dede Yusuf dan Lex Laksamana mengaku ikhlas dan menerima segala hasil perhitungan. “Setiap hasil perhitungan yang ada akan menjadi pembelajaran demokrasi. Saya menerima segala hasil yang ada,”ujarnya. Dede pun mengucapkan selamat kepada pasangan yang terpilih nantinya. “Selamat kepada Gubernut yang terpilih. Siapapun nanti, inilah pilihan rakyat,”tambahnya.

Dede juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman pendukung dan relawan yang telah berjuang keras membantunya dalam pilkada tersebut. Dengan hasil tersebut muncul beberapa pertanyaan yang diajukan kepadanya salah satunya ketika ditanya apakah nanti akan berpolitik lagi. Menjawab pertanyaan tersebut Dede hanya menjawab “Nanti dipikirkan lagi,”jelasnya. Pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksama awalnya diharapkan menjadi lawan kuat pasangan Aher-Deddy namun ternyata tidak berhasil memukul perolehan suara sama-sama pasangan incumbent tersebut.

Menurut Direktur Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia, Totok Izul Fatah kekalahan Dede-Lex salah satu faktor utamanya disebabkan karena adanya serangkaian masalah yang ada pada partai Demokrat. “Dede bisa dikatakan sebagai koban pertama dari gonjang-ganjing yang tengah berlangsung di Partai Demokrat,”ujarnya.

Lebih lanjut Totok menuturkan serangkaian masalah Demokrat mencapai klimaksnya dengan adanya penetapan mantan ketua Umum Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang. Perolehan suara Dede tergerus karena selama ini Dede amat dekat dengan citra Demokrat. Sehingga saat Demokrat bermasalah, dampaknya pun dirasakan kubu Dede.

Selain itu Totok juga menilai Dede kurang aktif memanfaatkan mesin politik yang mendukungnya. Misalnya Prabowo dari Gerindra. Menurut Totok seharusnya Dede belajar dari Jokowi yang memanfaatkan Prabowo untuk memberikan dukungan. Dan pasangan yang diuntungkan hilangnya suara Dede-Lex adalah Rieke-Teten. Karena dalam beberapa survei terakhir sebelum pilkada, pasangan tersebut masih kalah populer dibandingkan Dede-Lex.

 

Info PilGub JaBar

No related content found.

Be Sociable, Share!