Info Politik – Golkar Kini Memilih Setya Novanto Menjadi Ketua Umum

Di tentukan sudah kini Setya Novanto pada akhirnya di pilih menjadi Ketua Umum dari Partai Golongan Karya (Golkar) setelah berhasil untuk mengungguli pesaingnya Ade Komarudin serta dari enam pesaing yang lain di dalam pemilihan untuk tadi pagi. Walaupun mempunyai suatu peluang untuk bisa mengikuti peraturan dari kedua pemilihan, akan tetapi dari Akom pada akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dan merasa legowo untuk tidak mengikuti dan merelakan kursi orang nomor satu Partai kepada Setya Novanto.

Bisa di ketahui raihan suara dari keduanya bisa mencapai 30% dari total 554 suara yang ada. Setya Novanto yang sudah mendapatkan 277 suara dan Akom mendapatkan 173 suara.

Pada saat akan masuk berada di dalam putaran yang kedua. Akom sendiri memberikan pernyataan ada di luar dugaan. Akom yang sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Setya Novanto untuk bisa melangsungkan kepemimpinan menjadi Ketum Golkar di periode 2016-2019. Adapun drama sudah mewarnai pada saat akhir-akhir keputusan siapa yang menduduki kursi Golkar 1.

Pada saat dari semua orang kirakan drama ini bisa berlanjut pada pertarungan yang sisakan Setnov dan Akom berada di putaran yang kedua. Akan tetapi fakta yang ada menyebutkan kata lain.

Memang, Akom seketika langsung ambil mikrofon dan memberanikan dirinya menyatakan kalau dirinya mengalah dan legowo untuk tidak masuk di dalam putaran kedua. Maka dari itu, dengan otomatis mantan Ketua DPR itu yang langsung menjadi ketua umum Partai Golkar untuk periode 2016-2019.

Setelah tindakan Akom, Setya Novanto pada akhirnya mengapresiasikan langkah dari Akom. Dirinya memuji bentuk aksi pribadi Akom yang di sebutkan kalau Akom adalah pria berhati besar.

“Saya telah mengapresiasikan itu,” terang dari Setya Novanto menjelaskan kepada wartawan untuk hari ini, Selasa (17/5/16).

Sedangkan dari istri Setya Novanto yang bernama Deisti Astriani Tagor merasa sangat bersyukur kalau sang suaminya di nobatkan menjadi Ketua Umum Golkar dari hasil Munas Luar Biasa berada di Nusa Dua Bali.

About The Author