Info Politik Indonesia – Anggota Dewan Berencana Untuk Menuntut Balik Dahlan

Info Politik Indonesia – Perseteruan antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, berlanjut pada hari Senin dengan anggota Dewan mengancam untuk mengajukan keluhan hukum terhadap menteri vokal tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Dahlan telah menguji kesabaran anggota DPR dengan menyatakan pada masyarakat nama-nama politisi yang ia klaim menntut uang suap dari eksekutif BUMN.

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan mengajukan keluhan terhadap Dahlan dan memintanya untuk membuat pernyataan meminta maaf kepada anggota parlemen dan mengumumkannya kepada masyarakat.

Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno mengatakan bahwa Dahlan telah memfitnah anggota parlemen M. Ichlas El Qudsi dengan menuduhnya melakukan pemerasan.

“Jika memang benar bahwa MIEQ ada dalam laporan, kita pasti akan mengajukan kompalin terhadap DI,” kata Teguh, mengacu Ichlas dan Dahlan dengan inisial mereka.

Ichlas dituduh menuntut suap dari perusahaan penerbangan BUMN PT Merpati Nusantara.

Pekan lalu, Dahlan menyampaikan nama-nama dari delapan anggota parlemen kepada Badan Etika DPR yang ia klaim meminta suap.

Nama Ichlas dikatakan berada di daftar kedua Dahlan yang disampaikan kepada dewan etika pada hari Jumat.

Tiga anggota Dewan sebelumnya yang diajukan oleh menteri BUMN ini telah diidentifikasi sebagai Sumaryoto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Idris Laena dari Partai Golkar dan Idris Sugeng dari Partai Demokrat.

Anggota Badan Etika dewan, Usman Jafar, menyatakan bahwa Idris menuntut uang suap dari 2.000 ton gula dari negara yang dikelola PT RNI yang akan didistribusikan kepada para pemilihnya.

Ichlas sendiri menyatakan bahwa dia tidak bersalah dan menuntut Dahlan memberikan bukti untuk tuduhan itu.

“Saya belum pernah bertemu orang dari perusahaan milik negara. Saya menuntut Pak Dahlan mengungkapkan rincian tuduhannya. Saya akan mengundurkan diri dari posisi saya jika terbukti bersalah. Saya meminta dia untuk meminta maaf secara terbuka jika ia gagal untuk memberikan bukti, “kata Ichlas kepada wartawan.

 

 

Info Politik Indonesia

About The Author

Reply