Info Politik Indonesia – Hanya SBY & Ani Yudhoyono yang Pantas Pimpin Demokrat

 

Sampai sekarang ini, badai masih menerjang salah satu partai politik, Partai Demokrat. SBY, selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat dianggap sosok yang paling pas untuk mengembalikan kejayaan partai tersebut.

“Saya berpikir bahwa SBY yang adalah penggagas, pendiri, peletak, pemersatu, kader utama, panutan, kebanggaan dan figur yang sangat pas dalam kelahiran, kemajuan dan kejayaan Demokrat untuk mengatasi krisis yang terjadi,” tukas Jafar Hafsah selaku politikus senior PD.

Dia juga mengatakan bahwa roda partai terhadap pembenahan kelembagaan partai perlu dirumuskan seperti halnya perluasan dari peran Direktur Eksekutif hingga ketua harian. Sebab SBY memiliki kesibukan serta kepadatan selaku Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara.

“Tentu saja tugasnya menjalankan agenda kerja kepartaian sehari-hari serta pembenahan dan penyesuaian mengenai komposisi struktur DPP Partai Demokrat,”
Pria asli Makassar ini juga mengungkapkan bahwa Ani Yudhoyono pantas memimpin Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono. Ani juga dianggap sebagai sosok yang pas karena memiliki figur pengayom dan pemersatu.

“Bu Ani juga sosok yang tepat selain Pak SBY karena pengalamannya sebagai Ibu Negara yang selalu menemani Bapak Presiden menjalani tugasnya.”

Sebagai kader, tentunya kita berharap bahwa KLB yang mendatang mampu membangkitkan Partai Demokrat menuju Pemilu 2014. KLB juga dapat dijadikan celah untuk momentum penting bagi kader-kader yang memilih ketua umum dengan aklamasi.

“Situasi krisis yang terjadi sekarang ini yang menimpa Partai Demokrat memang memerlukan kepemimpinan yang kritis, manajemen yang kritis dan solidaritas para kader.”

Ia juga menambahkan bahwa KLB seharusnya bisa menjadi momentum yang tepat untuk memutuskan siapakah ketua umum yang sudah diuji kemampuan dan kehandalannya untuk bisa membawa Partai Demokrat ke arah yang lebih baik lagi dan keluar dari krisis yang nantinya dapat diterima secara aklamasi.

“Momentum untuk pembenahan kelembagaan lewat penyempurnaan dalam AD/ART yaitu bertujuan untuk jauh lebih antisipatif dan responsive pada potensi krisis organisasi.”

Ketua umum yang nantinya ditetapkan diharapkan mampu menjadi figure yang baik dan pemersatu yang bisa diterima oleh para komponen kader, panutan, serta kebanggaan. “Semoga saja KLB mampu berjalan dengan baik, musyawarah mufakat untuk menetapkan Ketua Umum lewat aklamasi,” tandasnya.

 

 

Info Politik Indonesia

Be Sociable, Share!