Info Politik Indonesia – SBY Harusnya Cari Solusi, Bukan Malah Menyindir

 

Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhiyono saat ini memang tengah digandrungi banyak masalah. Selain masalah besar yang menimpa masyarakat Indonesia, Presiden sekaligus pendiri Partai Politik di Indonesia, Partai Demokrat itu juga harus menangani masalah yang terjadi di kubu Demokrat. Kabarnya, saat mengutarakan pidato pembukaan sidang cabinet Paripurna di mana rapat tersebut membicarakan soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasiona (RPJMN) 2004-2009 itu, SBY dianggap menyindir kasus yang tengah ramai saat ini.

Ia dianggap menyinggung masalah soal kasus impor daging sapi. Menurut kubu Partai Keadilan Sejahtera, hal tersebut tentunya tidak perlu dilakukan karena dianggap malah memperkeruh suasana. Ada baiknya malah SBY bukannya menyinggung, tapi harus mencari solusi untuk keluar dari masalah tersebut.

Menurut Mahfudz Shiddiq, selaku Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), seharusnya Susilo Bambang Yudhoyono tidak menyinggung-nyinggung soal tersebut, di mana terkait soal kenaikan harga bahan-bahan pokok, terutama daging sapi yang harganya saat ini melonjak tinggi sekali. Akan tetapi, ada baiknya jika SBY memfokuskan perhatian untuk mencari solusi bagaimana memproduksi sapi domestic supaya Indonesia tidak perlu mengimportir daging dan dapat mencapai swasembada pangan secara sejahtera.

“Mestinya ya cari solusi bagaimana memproduksi sapi domestic, tapi bukan dari harganya. Tentu saja publik sudah sangat cerdas untuk menilai.”

Ketua Komisi I DPR tersebut juga mengungkapkan bahwa publik nantinya akan memperkirakan bahwa pidato yang diutarakan oleh SBY itu adalah bentuk pengalihan isu kepada PKS.

“Jangan sampai SBY dinilai oleh publik menyindir untuk membentuk isu politik demi melakukan pengalihan.”

Sebelumnya, Presiden SBY juga menyinggung-nyinggung soal kasus impor daging sapi yang memang melibatkan salah satu anggota dari PKS, Presiden Lutfi Hasan Ishaaq.

“Saya berharap menteri-menteri mengajak para gubernur untuk bisa waspada. Hal tersebut tentunya dapat mengendalikan stabilisasi terhadap harga-harga sembako yang naik dengan lonjakan yang tinggi.”

SBY sendiri mencatat bahwa adanya kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti daging sapi, bawang putih dan masih banyak lagi.

 

 

Info Politik Indonesia

 

Be Sociable, Share!