Info Politik KPK – Ratu Atut Akhirnya di Seret Ke Bui

 

Kabar yang sangat mencengangkan telah terjadi di hari ini. Bagaimana tidak membuat banyak orang langsung ingin bisa menyimaknya. Karena Komisi Pemberantasan Korupsi yang saat ini memberikan keputusan resmi kepada Gubernur Banten, Ratu Atut Choisyah, tepat di tanggal 20 Desember 2013. Dari Ratu Atut yang sudah di tehan lantaran telah terkait adanya suatu kasus suap dalam suatu penanganan sengketa dari Pilkada yang di selenggarakan Lebak berada di Mahkamah Konstitusi.

Dari juru bicara yang berasal dari KPK, yaitu Johan Budi yang sudah memberikan keterangan kalau sudah menahan salah satu tersangka tersebut yang sudah menjadi kewenangan subjektif dari tim penyidik yang berasal dari KPK. Di samping dari itu semua ada juga alasan yang menyebutkan adanya suatu alasan objektif penyidik menahan dari Ratu Atut tersebut.

“Perlu di ketaui kalau Objektif tersebut yang memang sudah di khawatirkan tersangka untuk bisa memberikan pengaruh kepada para saksi yang ada, tersangkanya bisa di khawatirkan bisa melakukan cara untuk bisa menghilangkan dari barang buktinya untuk lebih buruknya bisa melarikan diri,” ujar dari Johan Budi yang sudah di sebutkan dalam suatu keterangan pers untuk siang tadi.

Ratu Atut sendiri yang seperti dari anggapan Johan akan bisa di titipkan berada di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, durasi untuk penitipan tersebut adalah selama 20 hari ke depan. Dari Gubernur Banten tersebut dengan ancaman pasal 6 ayat 1 huruf a UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

KPK yang saat ini memang sudah sepakat untuk memberikan ketetapan kepada Ratu Atut untuk menjadi tersangka akan kasus korupsi pengadaan alat alat kesehatan yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk tahun anggaran 2012. Akan tetapi dari KPK yang masih  belum terbitkan surat penyidikan untuk Ratu Atut tersebut.

Be Sociable, Share!