Info Politik – Novel Baswedan Minta Polri Bisa Memasang Baliho Meminta Maaf

 

Seperti dari kuasa hukum penyidik KPK sepeti Noves Baswedan yang saat ini memang telah mendaftarkan dari permohonan adanya pra peradilan terkait dengan penangkapan dan penahanan yang sudah di tegakkan oleh Polri berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Untuk salah satu permohonan yang ada dari praperadilan tersebut adalah meminta kepada Bareskrim Polri dalam memberikan permintaan maaf.

“Untuk yang terpentingkan dari Polri untuk bisa memberikan permintan maaf kepada sang keluarga dengan menggunakan suatu baliho yang dimana sudah di tempel berada di gedung dan bisa di hadapkan ke jalan,” terang dari sang kuasa hukum Novel Baswedan, yang bernama Muji Kartika Rahayu yang berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, untuk hari senin (4/5/15).

Isi dari suatu permintaan maaf yang berada di baliho yang sudah di inginkan dari Novel Baswedan adalah, kepolisian yang dimana harus bisa memberikan ucapan pemrintaan maaf kalau memang dari penangkapan darinya itu memang tidak sah pada kebenarannya.

Lebih lanjutnya lagi, Novel Baswedan yang juga meminta kepada agar dari suatu audit internal yang berada di dalam tubuh Polri yang disebabkan apa yang sudah di sangkakan kepada Novel Baswedan smemang berubah-uabh.

“Kini memang harus ada audit kinerja untuk bisa mengerti adanya bukti apa yang sudah di buat karena adanya tindak pidana yang sudah di sangkakan memang tidak pasti dan berubah-ubah. Maka dari itu dengan ini, Kapolri dan juga dari Kabareskrim harus bisa turun tangan,” jelas dari dirinya menerangkan.

Muji sendiri yang sudah memberikan pertanyaan urgensi yang ada di dalam penangkapan Novel. Karena adanya suaut hubungan yang sudah di jalin antara dari Novel dan juga dari penyidik Bareskrim baik walaupun dari Novel sendiri berada di luar kota. Dari surat penangkapan pun memang sudah dirinya nyatakan sangat kadaluwarsa dan lewat dari batas waktu yang sudah dituliskan dalam surat itu.

Be Sociable, Share!