Info Politik Terbaru – Maruli : Sebaiknya La Nyalla Bisa Bersikap Kooperatif

 

Hari-hari ini kabarnya masih membicarakan tentang kedatangan dari sang tersangka kasus dugaan korupsi La Nyalla Mattalitti. Kini berasal dari kepala kejaksaan tinggi Jawa Timur yang bernama Maruli Hutagalung yang sudah meinta kepada Kadin (Ketua Kamar Dagang Indonesia) untuk wilayah Jawa Timyr tersebut bisa bertindak lebih kooperatir di dalam pemeriksaan tentang kasusnya. Berdasarkan keterangan darinya, La Nyalla Mattalitti yang malah mendapatkan kerugian jika akan tetap bungkan pada saat di tanyai masalah kasusnya yang sudah di nantikan lama.

“Bisa di artikan kalau, dirinya La Nyalla Mattalitti justru mendapatkan kerugian jika bersikap seperti itu. La Nyalla Mattalitti tidak akan mendapatkan pembelaan ada di berkas perkaranya. Tidak akan ada masalah,” terang dari Maruli pada saat di hubungi oleh pihak wartawan untuk hari ini Rabu (1/6/15).

Maruli telah mengungkit pada saat pengacara yang bernama  Otto Cornelis Kaligis yang juga tidak bersikap lebih kooperatif dalam menjalani pemeriksaan oleh penyidik di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kaligis yang sama sekali memberikan penolakan di periksa menjadi saksi dan juga menjadi tersangka, dan baru mau untuk memberikan jawaban berada di pengadilan.

“Nantinya bisa kita lihat berada di pengadilan mereka akan seperti apa,” tambah dari Maruli menjelaskan lebih lanjut lagi.

Untuk ketiga kalinya, Kejati Jatim yang sudah mengeluarkan surat perintah penyidika kepada La Nyalla Mattalitti. Pasalnya ada dua kali mengajukan praperadilan, ada dua kali juga memenangkan adanya gugatan dan juga status tersangka gugur telah gugur.

Untuk terakhirnya, Kejati Jatim sudah mengeluarkan adanya sprindik dalam tindaka pidananya. Akan tetapi Marli tidak bisa menutup kemungkinan jika bisa melakukan sprindik dalam pencucian uangnya.

“Itu nantinya bisa di putuskan. Nanti saja,” tambah dari Maruli menerangkan.

La Nyalla Mattalitti yang sudah di pulangkan setelah dari dokumen dari ke imigrasiannya di cabut dan pada saat kemarin mempunyai status overstay, atau masa tinggalnya melebihi batas waktu di Singapura.

No related content found.

Be Sociable, Share!