Info Politik Terkini – KPU Tetapkan 10 Partai Peserta Pemilu 2014

Komisi Pemilihan Umum akhirnya mengumumkan hasil verifikasi faktual partai politik sekaligus menetapkan partai-partai tersebut sebagai peserta Pemilu 2014. Setelah rangkaian panjang hingga Selasa (8/1) dinihari, dipimpin ketua mereka Husni Kamil Manik, KPU akhirnya menyatakan terdapat 10 partai yang memenuhi syarat. Dari 10 partai tersebut, Sembilan partai merupakan partai yang mengikuti Pemilu 2009 serta memiliki kursi di DPR kini. Sementara satu partai baru yang lolos adalah Partai Nasional Demokrat.

Berikut daftarnya:
1. Partai Demokrat
2. Partai Golongan Karya
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
4. Partai Keadilan Sosial
5. Partai Amanat Nasional
6. Partai Persatuan Pembangunan
7. Partai Kebangkitan Bangsa
8. Partai Gerakan Indonesia Raya
9. Partai Hati Nurani Rakyat
10. Partai Nasional Demokrat

Sebelumnya, KPU mengumumkan 34 partai yang lolos tahap verifikasi administrasi. Partai-partai tersebutlah yang lalu mengikuti tahap verifikasi faktual dan kini ditetapkan sepuluh di antaranya. Artinya, ada sebanyak 24 partai yang tidak lolos. Kebanyakan partai tidak lolos karena tersandung syarat keanggotaan. Di mana terdapat syarat minumin anggota di 75 persen kabupaten atau kota.

Salah satu partai yang tidak lolos adalah Partai Bulan Bintang pimpinan Yuzril Ihza Mahendra. Mantan Menteri Hukum tersebut langsung mengatakan akan melakukan gugatan terhadap putusan KPU tentang partai peserta Pemilu 2014. Yuzril mengatakan partainya tidak lolos hanya karena kelalaian KPU mengadakan verifikasi faktual.

“Anggota kami tidak didatangi ketika verifikasi di Jawa Tengah” ungkapnya. PBB memang dinyatakan memiliki anggota yang kurang. Selain di Jawa Tengah, partai ini juga tidak memenuhi syarat di Provinsi Bali, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, Partai Serikuat Rakyat Independen juga menyatakan akan mendatangi KPU dan Bawaslu. Keuta partai SRI, Damianus Taufan mengatakan rencana ini untuk membuktikan bahwa sesungguhnya mereka layak menjadi partai peserta Pemilu. “Hari ini kami akan datangi KPU baru kemudia juga Bawaslu”, katanya.

Menurut Damian, KPU belum melakukan verifikasi faktual secara tepat yang membuatnya kesal. KPU daerah dalam petunjuk teknis diharuskan melakukan tatap muka dengan partai politik untuk melakukan verifikasi faktual. Hal ini menurut Damian tidak dilakukan oleh KPU. “Seperti yang sudah saya sampaikan semalam, kami belum pernah diverifikasi. Dan KPU tak bisa membantahnya,” tegasnya.

 

 

Info Politik Terkini

About The Author

Reply