Info Politik Terkini – Partai Besar Belum Lulus Ujian Penting KPU

 

Info Politik Terkini – Partai Besar Belum Lulus Ujian Penting KPUSemua partai politik besar masih harus menjalani pemeriksaan ketat tahap proses verifikasi faktual, yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dari 16 partai politik yang lolos proses verifikasi administrasi, hanya Partai Nasional Demokrat yang baru dibentuk (Nasdem) dan partai berbasis Islam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang telah memenuhi semua persyaratan untuk lulus verifikasi faktual di tingkat dewan eksekutif pusat, yang dilakukan pada hari Senin.

Semua komisaris KPU dikirim pada hari Senin ke kantor pusat dari 16 partai untuk mencocokkan data yang diajukan untuk verifikasi administrasi dengan kondisi aktual dari para partai tersebut.

Untuk lolos pada tahap verifikasi faktual, partai politik diwajibkan untuk mendirikan kantor pusat mereka di ibukota negara, untuk membuktikan keabsahan dari kartu keanggotaan yang diajukan untuk tahap administratif dan memiliki, setidaknya, 30 persen dari keanggotaan perempuan di dewan pimpisan pusat mereka.

Sejauh ini komisi pemilihan hanya menyatakan dewan pusat dari PKB dan Partai Nasdem yang memenuhi ketentuan dasar.

“Dewan eksekutif pusat Nasdem telah memenuhi semua persyaratan,” kata komisaris KPU Arief Budhiman di kantor partai di Jakarta.

Untuk verifikasi faktual, KPU menemukan bahwa wanita terdiri atas 32 persen dari pengurus pusat Nasdem. Meskipun hasilnya, Nasdem dan partai PKB akan harus menunggu beberapa minggu sebelum KPU menyelesaikan proses verifikasi faktual di tingkat provinsi dan di bawah.

KPU diharapkan untuk membuat pengumuman akhir paling lambat pada 8 Januari, tahun depan. Beberapa partai politik lain termasuk Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum dinyatakan layak untuk mengikuti pemilu 2014.

Partai Demokrat gagal untuk memberikan bukti bahwa telah memenuhi persyaratan minimum untuk keanggotaan perempuan di dewan pusat. Hanya 43 dari 57 anggota perempuan yang terdaftar di dewan pengurus pusat hadir ketika komisaris KPU tiba di markas partai demokrat di Jakarta Timur.

Menanggapi ketidakhadiran tersebut, KPU mengatakan bahwa semua anggota yang hadir dari dewan pusat harus telah membuat pernyataan resmi yang menyatakan alasan ketidakhadiran mereka.

“Empat belas anggota perempuan tidak hadir tanpa pemberitahuan,” kata Arief.

Partai Demokrat diberi waktu sampai Selasa (hari ini) untuk membuktikan klaim mereka bahwa 14 anggota perempuan memang anggota dewan pengurus pusat partai, katanya.

 

Info Politik Terkini

Be Sociable, Share!