Info Sains Terbaru – Peran Signifikan Matahari Bagi Manusia

 

Info Sains Terbaru – Bintang yang paling istimewa bagi tata surya, manusia, dan bumi adalah Matahari. Meskipun sebenarnya masih terdapat bintang yang lebih besar dari matahari, namun bintang satu itu sangat penting dan bermanfaat bagi kehidupan ini. Hal ini dikarenakan matahari merupakan bintang yang memiliki bola gas panas raksasa dengan kemampuannya mengeluarkan cahaya dan energi.

Jika menilik pada galaksi Bimasakti, matahari memiliki ukuran yang termasuk dalam 10% yang terbesar di antara bintang lainnnya dengan diameter 1,4 juta kilometer, sementara massanya mencapai 1,9 x 10^30 kg. Hal yang menakjubkan dari matahari adalah kemampuannya dalam menjadi pembangkit energi aktif pada bagian pusatnya. Selain itu benda itu juga memiliki atom hidrogen yang bereaksi membentuk helium ketika melakukan serangkaian reaksi.

Saat melakukan fusi (reaksi penggabungan), matahari mampu menghasilkan 386 miliar juta watt dimana setiap detiknya tercipta 695 juta ton helium yang diolah dari 700 juta ton hydrogen. Sementara itu, matahari juga menghasilkan 5 juta ton energi dengan berbentuk sinar gamma.

Usia matahari sama dengan usia tata surya yang diklaim telah mencapai 4,57 milyar tahun dan diperkirakan masih akan terus seperti saat ini hingga lima milyar tahun lagi. Selanjutnya, ukuran matahari akan membesar hingga 250 kali lipat dengan mengalami fase raksasa merah (red giant) dan diperkirakan memasuki orbit Bumi dengan jarak 150 juta km.

Diungkapkan jika matahari tidak menjadi supernova dan lubang hitamketika akhir kehidupan mengingat evolusi semacam itu hanya biasa terjadi pada bintang yang bermassa besar. Dengan demikian, ketika berada pada fase red giant, matahari diperkirakan akan melontarkan lapisan luarnya dan membentuk planetary nebula karena hanya bagian inti matahari yang tersisa. Bagian itu disebut bintang katai putih (White dwarf). Akhirnya, bagian itulah yang akan mendingin hingga milyaran tahun secara perlahan.

Matahari menjadi dominan dalam tata surya mengingat massa bintang ini mencapai 99,86% dari total massa tata surya. Selain itu planet dan benda astronomi lainnya di tata surya juga melakukan gravitasi dengan mengelilingi matahari secara teratur. Sementara itu, matahari kemudian mendorong seluruh objek tata surya akan mengelilingi pusat galaksi Bimasakti dengan kurun waktu 220 juta tahun.

 

Info Sains Terbaru

Be Sociable, Share!