Info Sehat – Orang Tua Mulai Lambat Berjalan Harus Diwaspadai

Dari kecepatan seseorang yang sudah berusia tua dalam berjalan kaki dimana sudah mulai melambat tidak selalu disebabkan turunnya tenaga yang mereka miliki. Karena itu akan bisa menjadi suatu tanda awal suatu kemunculan dari demensia yang berujung menjadi Alzheimer. Sudah di temukan hubungan yang jelas di antara kecepatan dalam berjalan yang ada di orang tua dan tingkat protein dalam otak menjadi ciri dari pengindap penyakit Alzheimer.

Dimungkinkan kalau sudah terjadi kerusakan di dalam senyawa sel beta-amyloid yang sudah menjadi kunci dari orang tua untuk bisa bergerak. Dari beberapa penelitia yang berasal dari Prancis sudah menyebutkan kalau kehilangan memori itu bukan menajadi salah satu gejala dari Alzheimer. Menurunnya kecepatan orang tua untuk berjalan di usia tua ini menjadi pertanda awal untuk kita bisa menjaga mereka.

Hasil dari pembelajaran di lakukan oleh Natalia del Campo berasal dari sekolah tinggi Hospital, di dapatkan dari 128 pria dan juga wanita dimana sudah berusia 70 tahun. Mereka semua yang sudah mempunyai suatu masalah terdapat di dalam memorinya akan tetapi tidak cukup dalam mendiagnosa dalam demensia. Akan tetapi setelah itu mereka di suruh untuk bisa berjalan dengan mengguakan kecepatan biasa dan bisa jalani tes otak agar bisa di periksakan kerja dari senyawa beta amyloid. Dirinya berhasil menemukan kalau orang yang cenderung berjalan lambat akan mempunyai tingkat beta amyloid bisa lebih tinggi lagi.

Para pejala kaki yang mempunyai kecepatan kaki mulai menurun lagi bisa menjadi tanda kalau awal dari penyakit jantung dan kondisi masih mempunyai masalah demensia. Berdasarkan keterangan dari Dr Louise Walker berasal Alzheimer Society yang menegaskan bahwa masalah memori menjadi suatu gejala yang sudah di kenal dari penyakit Alzheimer. Akan tetapi dari kondisi ini juga bisa memberikan pengaruh orang-orang yang mempunyai masalah dengan konsentrasi dan navigasi. Karena banyak orang yang mendapatkan masalah Alzheimer juga kesulitan berjalan.

About The Author