Info Teknologi Dunia – Mengerti Rudal Buk Yang Hancurkan MH17

 

Dari insiden meledaknya pesawat seperti Malaysia Airlines bernomor MH17 yang di mana sudah di tembak dan jatuh berada di perbatasan Ukraina – Rusia. Mengerti dari meledaknya pesawat  tersebut yang sudah di tembak oleh peluru kendali yang berasal dari daratan perbatasan ke udara, atau surface to air missile yang di miliki oleh  separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

00_2

Sudah di duga adanya suatu separatis tersebut menggunakan suatu system pertahanan udara Buk yang di miliki oleh Rusia atau oleh Nato yang di sebut dengan SA-11 Gadfly.

Informasi yang sudah di rangkum berasal dari beberapa sumber, menyebutkan kalau dari system pertahanan udara in bisa menembakkan rudal ukuran banyak 5,7 meter dan mempunyai berat 55 kg sejauh 28 km. Dengan adanya jangkauan tersebut, Rudal Buk itu bisa di sebut untuk menghancurkan pesawat tempur.

Rudal buk tersebut yang biasanya di luncurkan dari atas truk dan bisa untuk memuat sebanyak empat rudal dengan mempunyai berat totalnya adalah 690 kg.

Dari Indonesia sendiri yang sudah mempunyai suatu peluru kendali sangat luar biasa untuk kemampuannya. Rudal tersebut adalah rudal rudal Yakhont milik TNI Angkatan Laut yang dibeli dari Rusia.

Mengerti dari liputan masalah rudal tersebut yang di mana mempunyai suatu kecepatan 2 Mach itu bisa menjangkau maksimal adalah 300 km dan mempunyai suatu daya ledak 300 kg di mana sudah pernah untuk menenggelamkan kapal perang KRI Teluk Bayur 502 buatan dari Amerika Serikat dengan jarak 250 km berada dari SAmudera Hindia. Ini hanya memberikan ulasan tentang masalah rudal yang dimiliki oleh negara Rusia saat ini. Mereka yang ternyata masih mempunyai banyak rudal yang lebih membahayakan lagi.

Be Sociable, Share!