Info Teknologi Militer – Kapal AS Bantu Evakuasi Airasia Dengan Menghalau Ombak

 

 Suatu upaya pencarian dari beberapa penumpang pesawat AirAsia yang ditemukan jatuh berada di Selat Karimata telah terkendala cuaca buruk di lokasi. Dari gelombang laut di perairan pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, itu memang sudah di laporkan tingginya adalah 2,5 meter sampai dengan 4 meter, sedangkan kecepatan angina bisa mencapai 40 knot.

Berasal dari tim SAR Nasional, Basarnas yang memberikan izin kepada pesawat udara dan kapal dari sejumlah negara sahabat untuk bisa memberikan bantuan upaya pencarian dan juga evakuasi penumpang pesawat nahas yang mempunyai nomor penerbangan QZ8501 tersebut. Salah satu kapal yang ada di antaranya adalah kapal yang berguna untuk bisa menahan adanya ombak besar milik Amerika Serikat.

“Kapal AS yang memberikan bantuan tersebut sudah mendakat. Kapal Amerika yang memang sudah semakin mendekat ke lokasi badan pesawat sudah di temukan,” ujar dari Deputi Operasi Basarnas, Mayor Jenderal Tatang Zainudin berada di keterangan pers yang sudah di sebutkan berada di kantor Basarnas, Jakarta (1/1/15).

Adanya situasi alam yang tidak memberikan suatu dukungan, seperti ungkapan Tatang, tentunya sangat menghambat upaya pencarian dari para penumpang pesawat yang hilang kontak di saat penerbangan dari Surabaya yang akan menuju ke Singapura. Adanya cuaca yang buruk memberikan hambatan dalam evakuasi jenazah penumpang yang sudah di temukan berada di Surabaya untuk bisa di identifikasi lagi.

Jika memang sudah memberikan suatu kondisi sangat memungkinkan, proses pencarian, evakuasi sampai dengan pengiriman jenazah bisa di lanjutkan berada di siang hari. Area dari pencarian juga bisa di perluas lagi, berasal dari lokasi semula karena bisa di kirakan ada penumpang yang hilang dan semakin menjauh dari lokasi di temukan pesawat itu.

Dalam keberadaan kapal tersebut memang sangat di harapkan Basarnas, karena jika ada ombak besar akan sangat memberikan ancaman juga para tim SAR di sana.

Be Sociable, Share!