Info Teknologi – Peretas Cewek Ini, Menjadi Bos Di Google

Raksasa teknologi seperti Google yang sudah merekrut banyak peretas untuk bisa melindungi sistemnya berasal dari pihak jahil di dunia ini. Di ketahui tugas mereka adalah untuk bisa mencari lubang keamanan dalam system sebelum di ketahui dari peretas jahat.

Seperti salah satu peretas yang  sudah di rekrut dari Google adalah wanita yang bernama Parisa Tabriz yang berada di kalangan Google dirinya menjadi sebagai “Security Princess.” Apakah anda sangat bertanya-tanya kenapa kok di juluki seperti itu?

Yang sudah diketahui, menurut ungkapan dari Parisa sendiri untuk menjadi Head Security berada di tim peramban Google Chrome katakan dirinya memang inginkan mendapatkan nama jabatan yang memang tidak terlalu serius.

“Saya yang sudah merasakan dengan adanya gelar Information Security Engineer kedengarannya masih sangat membosankan, dari semua pria-pria berada di Google kerjanya sangat serius sekali,  maka dari itu julukan seperti “Security Princes” menjadi sangat cocok,”ujar dari wanita keturunan yang berasal dari Iran-Amerika ini kepada Telegraph (4/10/2014).

Gelar dari Security Princess itupun yang di pakai oleh Parisa di dalam kartu namanya, atau id card kerjanya.

Parisa sendiri kini yang sudah menjadi salah satu anomaly yang berada di Silicon Valley, bukan hanya dari karena dirinya wanita, akan tetapi juga menjadi bos dan memimpin sebanyak 30 ahli yang tersebar di AS dan juga Eropa.

Parisa sendiri di tahun 2012 silam juga sudah pernah masuk di daftar 30 orang yang masih di bawah umur 30 tahun yang layak di perhatikan dari Forbes. Parisa ungkapkan kalau bahwa masih sedikit wanita di dalam industry teknologi juga di sebabkan wanita masih meremehkan dirinya masing-masing.

“Ada suatu studi yang sudah di lakukan untuk beberapa tahun yang lalu, memberikan pertanyaan kalau banyak wanita yang tidak berminat untuk berkulliah berada di ilmu computer,” ujarnya sangat heran.

“Itu di sebabkan mereka masih kurang motivasi, mereka anggap ini suatu pelajaran yang remeh,” tegasnya.

About The Author